Cegah Uang Palsu Beredar, Sekum Botasupal : Itu Peran Vital Masyarakat !

by -4 Views

“Dalam hal ini masyarakat berperan vital dalam mencegah peredaran uang Rupiah palsu. Pastikan keaslian uang Rupiah kertas melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta senantiasa merawat uang Rupiah dengan baik agar tetap mudah dikenali keasliannya dengan menerapkan 5 Jangan: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi,” terang Sekretaris Umum (Sekum) Botasupal, Brigjen Pol. Mulyono disela kegiatan pemusnahan kertas uang Rupiah palsu di Bank Indonesia Jakarta 13/05/2026.

Jakarta,moluccastimes.id-Berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah temuan uang palsu menunjukkan tren yang semakin menurun, dari 5 ppm (piece per million atau 5 lembar dalam setiap 1 juta uang beredar) pada 2023 menjadi 4 ppm pada 2024-2025, dan terus menurun.

Hal ini seiring dengan penguatan kualitas uang Rupiah baik bahan uang, teknologi cetak, dan unsur pengaman yang semakin modern, sehingga semakin mudah dikenali dan sulit dipalsukan.

Disisi lain, peningkatan kualitas uang Rupiah juga telah diakui dunia, tercermin dalam penghargaan Uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2022 sebagai Seri Uang Terbaik (Best New Banknote Series) pada IACA Currency Awards 2023 dan penghargaan untuk Uang Rupiah kertas pecahan Rp50.000 TE 2022 pada November 2024 yang meraih peringkat ke-2 dunia untuk pecahan yang paling aman dan yang paling sulit dipalsukan di dunia (World’s Most Secure Currencies) dengan 17 unsur pengaman canggih versi BestBrokers.

“Dalam hal ini masyarakat berperan vital dalam mencegah peredaran uang Rupiah palsu. Pastikan keaslian uang Rupiah kertas melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta senantiasa merawat uang Rupiah dengan baik agar tetap mudah dikenali keasliannya dengan menerapkan 5 Jangan: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi,” terang Sekretaris Umum (Sekum) Botasupal, Brigjen Pol. Mulyono disela kegiatan pemusnahan kertas uang Rupiah palsu di Bank Indonesia Jakarta 13/05/2026.

Ditegaskan, BI bersama seluruh unsur Botasupal, Mahkamah Agung RI, dan Pengadilan Negeri baik di level pusat maupun daerah, akan terus memperkuat sinergi untuk bersama menegakkan uang Rupiah sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami akan terus melakukan kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah hingga pelosok desa,” tandasnya.

Pemusnahan Rupiah palsu tersebut menggunakan mesin racik yang menghasilkan cacahan kertas yang sangat kecil sehingga tidak lagi menyerupai uang sesuai dengan prosedur ketat dan ketentuan berlaku.

Hadir pada kesempatan ini Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali bersama para Pimpinan Badan Reserse Kriminal Polri dan Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pimpinan Kejaksaan Agung RI, Bea Cukai, Pengadilan Negeri, Polda, serta Kejaksaan Tinggi Negeri. (MT-01)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *