“Mereka dituntut untuk memprioritaskan pemulihan akses kesehatan di wilayah-wilayah perbatasan yang selama ini minim tersentuh tenaga medis, sekaligus menjaga marwah profesi kedokteran yang berdedikasi tinggi demi kemaslahatan masyarakat Maluku,” tandas Noya.
Ambon,moluccastimes.id-Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti) menegaskan komitmennya terhadap prinsip akuntabilitas sosial dalam mengatasi ketimpangan layanan medis di wilayah perbatasan.
Sebagai satu-satunya institusi pendidikan kedokteran di Provinsi Maluku, FK Unpatti memegang tanggung jawab historis untuk tidak sekadar melahirkan lulusan bergelar dokter, melainkan mencetak agen kemanusiaan yang mampu menjawab tantangan geografis wilayah kepulauan.

Pernyataan berskala makro tersebut disampaikan langsung oleh Dekan FK Unpatti, dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D, di sela-sela upacara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Baru ke-40 yang berlangsung khidmat di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Rabu 04/11/2026.
Dalam orasi ilmiahnya, dr. Farah mengingatkan para dokter baru bahwa momentum sakral sumpah profesi ini bukanlah garis finis dari sebuah perayaan akademik.
Sebaliknya, upacara tersebut merupakan awal dari tanggung jawab kemanusiaan yang sesungguhnya di tengah potret riil kesehatan Maluku, di mana masyarakat di pulau-pulau terluar masih harus bertaruh nyawa menempuh perjalanan laut yang panjang dan berisiko hanya demi mendapatkan akses medis dasar.
Guna mengatasi persoalan menahun tersebut, FK Unpatti secara konsisten mengarahkan seluruh pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi mulai dari kurikulum pendidikan, riset klinis, hingga skema pengabdian agar berorientasi penuh pada kebutuhan prioritas masyarakat pesisir.
Melalui penekanan visi social accountability ini, para dokter baru angkatan ke-40 diharapkan mampu memosisikan diri sebagai solusi nyata di lapangan.
“Mereka dituntut untuk memprioritaskan pemulihan akses kesehatan di wilayah-wilayah perbatasan yang selama ini minim tersentuh tenaga medis, sekaligus menjaga marwah profesi kedokteran yang berdedikasi tinggi demi kemaslahatan masyarakat Maluku,” tandas Noya. (MT-01)






