Duduki Tempat 1 Juara Nasional Inklusi Keuangan, Wali Kota : Bukti Kolaborasi Bersama

by -35 Views

“Prestasi Juara 1 Nasional ini adalah bukti nyata dari kerja keras kita bersama. Ini melibatkan Pemerintah Kota Ambon, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, industri perbankan, serta seluruh elemen masyarakat yang berkomitmen membangun literasi dan inklusi keuangan secara merata hingga ke tingkat akar rumput,” ujar Wali Kota.

Ambon,moluccastimes.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung nasional. Ibu kota Provinsi Maluku ini sukses menyabet penghargaan sebagai Juara 1 Nasional Inklusi Keuangan tahun 2026.

Kota Ambon berhasil menduduki posisi puncak setelah menyisihkan dua kota besar lainnya yang menjadi finalis, yaitu Kota Bandung dan Kota Cirebon.

Pencapaian luar biasa ini diumumkan langsung oleh Penjabat Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si, saat menghadiri program edukasi keuangan Goes to School yang diinisiasi Bank CIMB Niaga bertempat di kompleks P & K, Kamis 27/8/2026.

Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam. Ia menegaskan bahwa penghargaan tingkat nasional ini bukanlah kerja instan, melainkan buah dari sinergi dan kolaborasi yang solid di lapangan.

“Prestasi Juara 1 Nasional ini adalah bukti nyata dari kerja keras kita bersama. Ini melibatkan Pemerintah Kota Ambon, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, industri perbankan, serta seluruh elemen masyarakat yang berkomitmen membangun literasi dan inklusi keuangan secara merata hingga ke tingkat akar rumput,” ujar Wali Kota.

Dikatakan, komitmen Pemkot Ambon dalam memperluas inklusi keuangan salah satunya diwujudkan lewat kewajiban kepemilikan rekening tabungan bagi seluruh pelajar tingkat SD hingga SMP. Kebijakan ini diperkuat melalui program nasional Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Menurut Bodewin, edukasi keuangan bagi anak usia sekolah sangat krusial untuk membentuk karakter disiplin dan kemampuan membedakan antara kebutuhan (needs) dan keinginan (wants). Menabung juga dinilai sebagai instrumen perlindungan sosial jangka panjang bagi masa depan anak.

“Menabung adalah cara kita merancang masa depan. Kita tidak ingin anak-anak Ambon yang berprestasi terhenti pendidikannya di tengah jalan hanya karena keterbatasan biaya akibat risiko kehidupan yang dialami orang tua. Jika anak-anak konsisten menyisihkan uang jajan Rp2.000 saja setiap hari, itu akan membentuk kebiasaan finansial yang luar biasa,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program KEJAR, Pemkot Ambon mengapresiasi langkah Bank CIMB Niaga yang tidak hanya memberikan literasi, tetapi juga memberikan stimulus bantuan dana tabungan awal sebesar Rp100.000 per siswa untuk pembukaan rekening baru para pelajar yang hadir.

Tidak ingin larut dalam euforia kemenangan, Pemkot Ambon langsung menetapkan target strategis baru pasca-penghargaan ini. Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus memperluas jangkauan program inklusi dan literasi keuangan.

Fokus utama Pemkot ke depan adalah mempercepat digitalisasi sistem pembayaran di masyarakat. Salah satu langkah konkret yang akan digenjot secara masif adalah perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), baik untuk transaksi ekonomi di sektor UMKM, pasar tradisional, hingga ekosistem pembayaran di lingkungan sekolah.

“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat Kota Ambon, mulai dari pedagang hingga pelajar, siap menjadi generasi yang cerdas, adaptif, dan mandiri secara finansial di era ekonomi digital,” pungkasnya.

Kegiatan Goes to School tersebut turut dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady; para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Ambon, serta para pelaku industri perbankan. (MT-01)

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *