Fokus Kesehatan Finansial, Telkom Pastikan Dana Buyback 4 Triliun Dari Kas Internal

by -15 Views

“Pelaksanaan buyback merupakan bagian dari keputusan alokasi modal yang kami pertimbangkan secara disiplin, dengan melihat fundamental Perseroan dan prospek bisnis ke depan. Kami memastikan setiap keputusan penggunaan modal tetap sejalan dengan prioritas strategis TelkomGroup, sekaligus menjaga kesehatan keuangan Perseroan agar mampu mendukung pertumbuhan secara berkelanjutan,” tukas Angelo, Selasa 20/10/2026.

Jakarta,moluccastimes.id-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan bahwa percepatan program pembelian kembali (buyback) saham senilai maksimal Rp 4 triliun akan tetap memprioritaskan disiplin alokasi modal dan menjaga fleksibilitas keuangan perusahaan.

Manajemen memastikan program strategis ini sepenuhnya didanai menggunakan kas internal yang solid tanpa mengganggu likuiditas operasional.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom, Angelo, menjelaskan bahwa setiap keputusan pembelanjaan modal diukur secara ketat dengan melihat fundamental dan prospek bisnis ke depan.

Hingga 19 Oktober 2026, sisa alokasi dana buyback yang siap dikucurkan masih berada di atas Rp 3 triliun untuk sisa periode program hingga 8 Juni 2027.

“Pelaksanaan buyback merupakan bagian dari keputusan alokasi modal yang kami pertimbangkan secara disiplin, dengan melihat fundamental Perseroan dan prospek bisnis ke depan. Kami memastikan setiap keputusan penggunaan modal tetap sejalan dengan prioritas strategis TelkomGroup, sekaligus menjaga kesehatan keuangan Perseroan agar mampu mendukung pertumbuhan secara berkelanjutan,” tukas Angelo, Selasa 20/10/2026.

Perkuat Fondasi Lewat Transisi HoldCo–OpCo

Langkah buyback ini berjalan beriringan dengan transformasi besar TelkomGroup yang tengah bertransisi menuju bentuk Strategic Holding menggunakan model Holding Company–Operating Company (HoldCo–OpCo).

Melalui model baru ini, Telkom secara agresif mengakselerasi penataan portofolio bisnis dan mendorong efisiensi di segala lini demi memperkuat kinerja operasional.

Inisiatif restrukturisasi di bawah strategi TLKM 30 tersebut juga ditargetkan mampu memperkuat margin EBITDA perusahaan.

Dengan fundamental operasional yang lebih ramping dan efisien, Telkom optimistis dapat membangun fondasi yang kokoh demi menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham.(MT-01)

 

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *