FPIK Unpatti Targetkan Tata Kelola Maritim Maluku Di Usia Ke-44 Menuju Akreditasi Internasional

by -29 Views
Warek Bidang Akademik Unpatti, Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt., M.Sc

“Langkah selanjutnya adalah mengarahkan program studi yang ada menuju akreditasi internasional. Penguatan ini sangat krusial agar FPIK mampu menarik minat generasi muda untuk mendalami ilmu kelautan dan perikanan, serta mengoptimalkan potensi laut Maluku,” tegas Prof. Dominggus Malle.

Ambon,moluccastimes.id-Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Pattimura (Unpatti) merayakan Dies Natalis ke-44 di pelataran kampus FPIK, Selasa, 08/09/2026.

Mengusung tema “FPIK Berdampak untuk Menyongsong Menuju Globalisasi”, momentum ini menjadi tonggak penting bagi fakultas untuk memperluas kontribusi akademiknya dari level lokal menuju panggung dunia.

Sebagai provinsi kepulauan di mana 92 persen wilayahnya merupakan lautan, Maluku memiliki potensi maritim yang sangat besar. FPIK Unpatti kini didorong untuk berdiri di garda terdepan dalam mengelola kekayaan tersebut melalui penguatan daya saing global.

Sasar Akreditasi Internasional

Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti, Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt., M.Sc., memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian FPIK. Ia mengungkapkan bahwa lima dari enam program studi (prodi) di FPIK kini telah berstatus Unggul.

“Langkah selanjutnya adalah mengarahkan program studi yang ada menuju akreditasi internasional. Penguatan ini sangat krusial agar FPIK mampu menarik minat generasi muda untuk mendalami ilmu kelautan dan perikanan, serta mengoptimalkan potensi laut Maluku,” tegas Prof. Dominggus Malle.

Komitmen Hilirisasi Riset Nyata

Dekan FPIK Unpatti, Prof. Dr. Yoisye Lopulalan, S.Pi., M.S

Dekan FPIK Unpatti, Prof. Dr. Yoisye Lopulalan, S.Pi., M.Si., menekankan bahwa di usia yang ke-44 ini, seluruh hasil akademik tidak boleh hanya menjadi arsip di atas kertas. Ia menuntut adanya dampak langsung bagi masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil di Maluku.

“Ilmu yang dihasilkan tidak boleh berhenti sebagai laporan, inovasi tidak hanya menjadi prototipe, dan kerja sama tidak sekadar menjadi dokumen. Seluruhnya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Prof. Yoisye.

Ketua Panitia Dies Natalis, Dr. Ir. D. L. Moniharapon, M.Si., menambahkan bahwa perayaan tahun ini berhasil menjadi ruang refleksi bersama berkat kolaborasi dari berbagai pihak.

Acara syukur ini juga dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni dari mahasiswa yang memamerkan kreativitas dan antusiasme generasi muda FPIK dalam menyambut era globalisasi.(MT-01)

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *