“Pemkot berharap dapat memiliki akses pengawasan terhadap kamera-kamera tersebut, mengingat keterbatasan kewenangan untuk memasang perangkat sendiri di atas jembatan karena merupakan aset Balai Jalan Kementerian PUPR,” tandasnya.
Ambon,moluccastimes.id-Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas KominfoSandi berupaya memperluas jaringan pengawasan berbasis CCTV guna mendukung keselamatan masyarakat, baik untuk pencegahan tindak kejahatan maupun antisipasi bencana.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas KominfoSandi Kota Ambon, Dr. Ir. Ronald Lekransy, M.Si, di ruang kerjanya, Rabu 21/10/2026.
“Kami akan melakukan kerjasama dengan para pelaku usaha di sepanjang jalan utama Kota Ambon, yaitu menyurat para pelaku usaha di sepanjang jalan utama Kota Ambon. Tujuannya, memohon izin akses pengawasan terhadap CCTV yang sudah terpasang di lokasi usaha masing-masing,” ucap Lekransy.
Sehingga lanjutnya, jika terjadi kejadian tertentu, CCTV milik pelaku usaha itu bisa diakses oleh pemerintah untuk melakukan identifikasi terhadap pelanggaran atau penyimpangan.
Ditambahkan, selain keamanan, jaringan pengawasan ini juga difungsikan sebagai sistem peringatan dini (early warning system) di daerah aliran sungai, untuk mengantisipasi risiko banjir dan luapan air.
Pengawasan Jembatan Merah Putih
Lekransy mengakui, secara khusus, Pemkot menyambut baik adanya fasilitas CCTV yang sudah terpasang di Jembatan Merah Putih, yang menurut informasi sudah menempati titik-titik strategis dan berfungsi secara real-time.
“Pemkot berharap dapat memiliki akses pengawasan terhadap kamera-kamera tersebut, mengingat keterbatasan kewenangan untuk memasang perangkat sendiri di atas jembatan karena merupakan aset Balai Jalan Kementerian PUPR,” tandasnya.
Disisi lain, lanjutnya, Pemkot juga berencana menjalin komunikasi dengan pihak Balai Jalan untuk membahas ruang kerja sama, sehingga jika terdeteksi perilaku yang mencurigakan termasuk potensi tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain pemerintah dapat segera berkoordinasi dengan Satpol PP dan kepolisian untuk melakukan pencegahan lebih awal.
“Ketika anomali terjadi lewat perilaku yang aneh, itu sudah bisa dibaca atau infokan ke Satpol PP dan polisi terdekat untuk melakukan langkah-langkah pencegahan,” lugasnya.
Dirinya berharap agar upaya ini membawa dampak positif bagi keamanan dan keselamatan seluruh masyarakat Kota Ambon.(MT-01)




