Gandeng BPDAS Waehapu Batu Merah, Faperta Unpatti Siapkan Proyek Rahasia Ini untuk Mahasiswa!

by -25 Views
Bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, kolaborasi ini membuka pintu bagi serangkaian “proyek rahasia” yang bakal mengubah total cara mahasiswa belajar di luar kampus!
Ambon, moluccastimes.id-Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (Faperta Unpatti) kembali membuat gebrakan besar. Setelah sukses menggandeng Universitas Hasanuddin (UNHAS), kini Faperta Unpatti resmi mengunci kerja sama strategis dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Waehapu Batu Merah.
Bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, kolaborasi ini membuka pintu bagi serangkaian “proyek rahasia” yang bakal mengubah total cara mahasiswa belajar di luar kampus!
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Agreement (IA) ini dilakukan langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Faperta Unpatti, Dr. Jeter Donald Siwalette, S.P, M.Si, bersama Kepala BPDAS Waehapu Batu Merah, Eko Suroso, S.Hut, M.Si, di Kantor BPDAS, Selasa 07/07/2026.
Langkah ini diambil demi mendukung penuh kebijakan program Kampus Berdampak yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Kuliah Rasa Kerja: Otomatis Dapat 20 SKS!
Lalu, apa saja program besar yang sudah disiapkan untuk para mahasiswa?
Lewat kerja sama ini, mahasiswa Faperta Unpatti tidak lagi hanya duduk mendengarkan teori di dalam kelas. Mereka akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk mengelola Daerah Aliran Sungai (DAS), terlibat dalam program magang, asistensi mengajar, hingga Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik.
Hebatnya lagi, mahasiswa diberi kesempatan emas untuk belajar langsung di lingkungan BPDAS Waehapu Batu Merah selama satu semester penuh. Efeknya tidak main-main: seluruh aktivitas lapangan ini akan diakui dan dikonversi setara dengan 20 SKS!
“Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan kontekstual bagi mahasiswa,” ujar Dr. Jeter Donald Siwalette penuh optimis.
Sentuhan Wirausaha dan Jaminan Mutu
Tidak hanya soal akademis dan pelestarian alam, mahasiswa juga ditantang untuk mengembangkan proyek independen di bidang kewirausahaan kehutanan. Ini menjadi peluang besar bagi mereka yang ingin menjadi pengusaha hijau di masa depan.
Agar program ini tidak sekadar menjadi formalitas, kedua institusi sepakat menerapkan sistem evaluasi dan pelaporan berkala yang ketat. Artinya, kualitas pengalaman kerja mahasiswa akan terus dipantau demi memberikan manfaat yang optimal dan terukur.
Aksi nyata ini juga diperkuat dengan penandatanganan dokumen oleh Sekretaris Jurusan Kehutanan, Dr. Jan W. Hatulesila, S.Hut, M.Si, serta Ketua Prodi Ilmu Lingkungan, Dr. D. V. Pattimahu, S.Hut, M.Si.
Melalui kolaborasi epik ini, Faperta Unpatti dan BPDAS Waehapu Batu Merah berkomitmen penuh untuk mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan menjaga kelestarian hutan Maluku. (MT-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *