“Komunikasi aktif yang terjalin baik antara personel Satgas dan masyarakat menjadi kunci respons cepat ini. Selain memberikan pengobatan, kami juga mengimbau pasien untuk beristirahat secara cukup agar kondisinya segera membaik,” ujar Sertu Sopacua.
Ambon,moluccastimes.id-Tim Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1504/Ambon menunjukkan aksi nyata di lapangan.
Personel medis Satgas bergerak cepat menyambangi dan mengobati seorang warga lanjut usia yang sedang terbaring sakit di RT 01, Desa Seri, Kelurahan Urumesing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa 20/10/2026.
Langkah taktis ini diambil oleh personel tim kesehatan Satgas TMMD 130, Sertu Simon Sopacua, setelah mendapat laporan adanya warga bernama Nicodemus Tuhumury (72) yang mengalami demam dan panas tinggi sejak siang hari.
Setibanya di lokasi, Sertu Sopacua langsung memberikan pertolongan pertama berupa penyuntikan vitamin neurobion serta memberikan obat-obatan penunjang seperti dexa, ibuprofen, dan amoxicillin.
“Komunikasi aktif yang terjalin baik antara personel Satgas dan masyarakat menjadi kunci respons cepat ini. Selain memberikan pengobatan, kami juga mengimbau pasien untuk beristirahat secara cukup agar kondisinya segera membaik,” ujar Sertu Sopacua.

Beliau juga menegaskan bahwa aksi jemput bola ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat, mempererat kemanunggalan, dan memastikan kondisi fisik warga di lokasi sasaran TMMD tetap terjaga dengan baik.
Program TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon ini membuktikan bahwa pengabdian mereka tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan mendasar masyarakat.
Melalui layanan medis gratis langsung di rumah ini, masyarakat sangat terbantu dalam mendapatkan akses kesehatan yang cepat.
Kehadiran tim kesehatan di depan pintu rumahnya mendatangkan rasa syukur yang mendalam bagi Nicodemus. Lansia berusia 72 tahun tersebut mengaku sangat terbantu dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian TNI.
Menurutnya, layanan terpadu ini berhasil memangkas jarak dan waktu karena ia bisa langsung diobati tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke klinik atau puskesmas terdekat dalam kondisi fisik yang sedang lemas.(MT-01)






