Kegilaan Hakiki Sabotase Baliho Ramadhan, Pelaku Bilang Disuruh Mantan Petinggi DWP PPP Maluku

by -2 Views
Para saksi yang mengejar pelaku pengrusakan baliho PPP. (Dok-Istimewa)

 

“Sangat lucu dan cukup berani mereka melakukan hal itu, mereka lupa kalau ada rekaman CCTV. Kemudian dengan cara yang sungguh sangat barbarian, ini kan hanya spanduk ucapan Ramadhan, bukan spanduk politik. Memang  ini sebuah kegilaan hakiki,” tegasnya.

Ambon,moluccastimes.id-Aksi pengrusakan baliho ucapan Ramadhan DWP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Maluku, di Jalan Ina Tuni Karang Panjang ditanggapi Plt Sekertaris DWP PPP Maluku, Muhammad Husein Tuharea, Rabu 18/0272026.

“Upaya pengrusakan dilakukan hari ini juga dan saya telah menelusuri jejak para pelaku pengrusakan baliho tersebut,” aku Tuharea.

Dijelaskan, dirinya telah menemukan 2 orang saksi mata ditambah penelusuran lewat CCTV pada jalur jalan Karang Panjang.

“Kedua saksi membantu untuk melihat tiga rekaman CCTV di jalur tersebut bahkan menceritakan pengakuan dari pelaku pengrusakan hingga siapa otak dibalik insiden tersebut,” terangnya.

Karena itu, lanjutnya, pihaknya akan meneruskannya ke jalur hukum.

“Otak yang menyuruh melakukan pengrusakan sudah kita ketahui namanya yang diduga atas suruhan mantan petinggi DWP. Kami akan membuat laporan kepada DPP PPP untuk ditindaklanjuti. Namun kita juga akan melaporkan kepada pihak yang berwajib atas insiden ini,” tegasnya.

Pria yang berprofesi sebagai jurnalis ini sangat menyayangkan aksi pengrusakan tersebut.

“Sangat lucu dan cukup berani mereka melakukan hal itu, mereka lupa kalau ada rekaman CCTV. Kemudian dengan cara yang sungguh sangat barbarian, ini kan hanya spanduk ucapan Ramadhan, bukan spanduk politik. Memang  ini sebuah kegilaan hakiki,” tegasnya.

Pelaku  Mengaku  Disuruh  

Sesuai keterangan 2 saksi di lokasi kejadian, insiden pengrusakan itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIT dini hari. Saat menggelar aksinya, para pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor.

“Keduanya sebelum melakukan pengrusakan sempat memotret posisi baliho mungkin sebagai laporan, sebelum akhirnya merobek,” ucap Gwen, pemuda kompleks yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, setelah merobek, kedua pelaku kemudian berboncengan menggunakan sepeda motor melaju ke arah Karang Panjang, dan membuang baliho yang dirusak itu di sekitar rumah dinas Kejaksaan Tinggi di kawasan Karang Panjang.

“Saat keduanya menuju ke Karang Panjang, Beta dengan teman mengejar, dan menghentikan mereka di samping kediaman Kejaksaan Tinggi,” tambah Gwen.

Saat di interogasi lanjut Gwen, keduanya mengaku disuruh oleh salah satu mantan petinggi DPW PPP Maluku. Bahkan saksi dan temannya sempat diajak kedua pelaku untuk bertemu langsung dengan mantan petinggi DPW tersebut.

“Mereka menyebut nama petinggi DPW itu dan meminta kami berdua untuk bertemu beliau. Tetapi kami tidak mau,” tegas Gwen.(MT-01)

 

09 -6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *