Lawan Politik Uang, BMW Ajak Jemaat GPM Bethel Aktif & Kritis Sambut Pemilu 2029

by -16 Views

“Padahal, peran aktif warga jemaat dalam politik sangat krusial untuk memastikan lahirnya kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan bersama secara luas,” ujar Wattimena yang kerap disapa BMW itu.

Ambon,moluccastimes.id-Warga gereja diajak untuk membuang sikap apatis dan menjadi pemilih yang cerdas guna menangkal bahaya politik uang.

Seruan moral tersebut mengemuka dalam Dialog Edukasi Politik yang diinisiasi oleh Seksi Pekabaran Injil dan Pelayanan Kasih (sub seksi sosial dan politik) Jemaat GPM Bethel, Klasis Kota Ambon, bertempat di Gereja Josep Kam, Senin 02/11/2026.

Dalam dialog tersebut, DR. Michael Wattimena,SH, SE, MM sebagai salah satu pembicara utama menekankan bahwa keterlibatan gereja dalam ruang politik kerap disalahartikan.

“Padahal, peran aktif warga jemaat dalam politik sangat krusial untuk memastikan lahirnya kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan bersama secara luas,” ujar Wattimena yang kerap disapa BMW itu.

Mantan anggota Komisi V DPR RI yang kini menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri ESDM sekaligus Komisaris PT Pertamina International Shipping tersebut juga mengajak jemaat mendalami pesan alkitabiah mengenai kepatuhan dan tanggung jawab moral terhadap jalannya pemerintahan.

Dialog yang dimoderatori oleh Pdt. Sami Saulata ini juga menghadirkan Febri Calvin Tetelepta sebagai pembicara.

Sepanjang sesi diskusi yang berjalan dinamis, sejumlah peserta dialog secara terbuka menyerukan agar seluruh jemaat Bethel membangun soliditas politik yang sehat serta membentengi diri agar tidak mudah tergiur oleh praktik politik uang yang dapat merusak kualitas demokrasi daerah.

Selain memberikan edukasi, pria smart ini juga memaparkan rekam jejak kontribusinya bagi pembangunan lokal, termasuk penggalangan dana Rp 2 miliar untuk Gereja Bethel serta perannya dalam pengawalan anggaran Jembatan Merah Putih di masa lalu.

Pemilik lesung pipi ini berharap kesadaran politik yang terbangun melalui forum ini dapat menjadi modal penting bagi masyarakat Maluku dalam menentukan arah kepemimpinan nasional pada Pemilu 2029 mendatang.(MT-01)