Lepas Mahasiswa Studi Pembelajaran “The Journey To Kei Island 2026”, Ini Arahan Warek Dr. Kubangun

by -6 Views

“Jagalah nama baik Unpatti dalam sikap, etika, dan perilaku selama menjalankan kegiatan di lokasi pengabdian; Bangunlah interaksi yang baik sehingga meninggalkan kesan positif ditengah masyarakat; Utamakan keselamatan serta menjaga diri dengan baik, Lanjutkan hubungan baik yang telah terbangun bersama masyarakat selama berlangsungnya kegiatan Program Studi Sejarah di Negeri Ohoinol sehingga mahasiswa diharapkan dapat melanjutkan hubungan baik yang telah terbangun dengan masyarakat,” paparnya.

Ambon,moluccastimes,id-153 mahasiswa Program Studi Sejarah mengikuti Studi Pembelajaran “The Journey To Kei Island 2026” yang dilepas oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Universitas Pattimura (Unpatti), Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd, bertempat di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Jumat, 15/05/2026.

“Hendaknya pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dijalankan secara bertanggung jawab sesuai dengan susunan dalam program studi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut wanita smart ini memberikan sejulah arahan yang wajib dilaksanakan mahasiswa.

“Jagalah nama baik Unpatti dalam sikap, etika, dan perilaku selama menjalankan kegiatan di lokasi pengabdian; Bangunlah interaksi yang baik sehingga meninggalkan kesan positif ditengah masyarakat; Utamakan keselamatan serta menjaga diri dengan baik, Lanjutkan hubungan baik yang telah terbangun bersama masyarakat selama berlangsungnya kegiatan Program Studi Sejarah di Negeri Ohoinol sehingga mahasiswa diharapkan dapat melanjutkan hubungan baik yang telah terbangun dengan masyarakat,” paparnya.

Kubangun berharap kegiatan pengabdian masyarakat dapat berjalan tertib dan lancar sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian visi Unpatti menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global.

Ditempat yang sama, Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah, Rina Pusparani, S.S., M,Hum menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang secara konsisten dilaksanakan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah setiap semester maupun setiap tahun akademik.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa melakukan studi lapangan mencakup pengabdian kepada masyarakat, penelitian, serta kuliah lapangan di berbagai lokasi dengan tujuan memperluas pengalaman belajar mahasiswa langsung di lapangan yaitu melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah serta berbagai situs sejarah,” tandasnya.

Dirinya berharap kegiatan Study Tour “Journey to K-Island” memberikan pengalaman akademik yang lebih komprehensif bagi mahasiswa, sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat secara langsung.

Program Studi Pendidikan Sejarah memberangkatkan sekitar 140 mahasiswa angkatan 2022 hingga 2025 yang didampingi oleh kurang lebih 14 dosen. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai 15 hingga 22 Mei 2026.(MT-01)