“Memang itu butuh kerja keras dan membutuhkan sumber dana yang harus kita perjuangkan. Namun demikian, kita tetap akan berjuang sambil membenahi sarana dan prasarana yang ada,” ujar Rektor.
Ambon,moluccastimes.id-Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Pattimura (Unpatti) kini tengah bersiap melebarkan sayapnya di kancah internasional.
Setelah berhasil mengantarkan lima program studi meraih akreditasi unggul, FPIK kini diarahkan untuk membidik akreditasi internasional melalui ACIN demi mewujudkan visi sebagai fakultas yang berdaya saing global.
Langkah strategis ini menjadi salah satu topik utama dalam diskusi akademik “Dialog Pagi Inspiratif” yang digelar dalam rangka menyambut Dies Natalis ke-44 FPIK di Halte Coffee FPIK, Kamis 03/09/2026.
Acara ini menghadirkan Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., sebagai narasumber utama untuk membedah arah baru transformasi fakultas.
Dalam memuluskan langkah menuju panggung global, penguatan sarana dan prasarana seperti laboratorium dan pemenuhan kebutuhan gedung baru menjadi fokus yang terus diperjuangkan.
Rektor Unpatti mengakui bahwa pembenahan infrastruktur berbasis riset ini memerlukan kerja keras dan alokasi dana yang tidak sedikit.
Sebagai langkah taktis, Prof. Fredy menawarkan solusi berupa penguatan jaringan dan kolaborasi antar-fakultas di lingkungan Unpatti.
“Memang itu butuh kerja keras dan membutuhkan sumber dana yang harus kita perjuangkan. Namun demikian, kita tetap akan berjuang sambil membenahi sarana dan prasarana yang ada,” ujar Rektor.
Ia menambahkan bahwa optimalisasi fasilitas dapat dilakukan dengan memanfaatkan sarana pendukung pembelajaran milik fakultas lain yang saling terintegrasi.
Garda Terdepan “Bina Mulia Kelautan”
Selain fokus pada fasilitas dan akreditasi, dialog ini juga menyoroti penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta sinkronisasi riset sains-teknologi dengan kebutuhan dunia industri.
Wakil Dekan I Bidang Akademik FPIK Unpatti, Ir. Simon Tubalawony, M.Si., menegaskan bahwa FPIK memegang tanggung jawab besar sebagai garda terdepan dalam mewujudkan Pola Ilmiah Pokok Unpatti, yaitu Bina Mulia Kelautan.
FPIK dituntut untuk terus mencetak lulusan unggul yang memiliki karakter kuat sebagai masyarakat laut dan pulau.
Rumusan Naskah Akademik Baru
Dialog Pagi Inspiratif ini merupakan seri keenam sekaligus penutup dari seluruh rangkaian diskusi akademik menyambut perayaan Dies Natalis ke-44 FPIK.
Seluruh gagasan, strategi, dan rekomendasi kebijakan yang lahir dari seri diskusi ini tidak akan menguap begitu saja. Pihak fakultas berkomitmen untuk merangkum seluruh masukan tersebut ke dalam sebuah naskah akademik resmi.
Dokumen ini nantinya akan menjadi kompas dan pedoman utama dalam meningkatkan mutu pendidikan serta pengembangan FPIK Unpatti di masa depan agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.(MT-01)
