“Manasik haji harus dilaksanakan dengan kualitas terbaik oleh penyelenggara dan diikuti secara sungguh-sungguh oleh jamaah, karena hal ini sangat menentukan kelancaran pelaksanaan ibadah haji nantinya. Karena itu, kami menghimbau jamaah untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memperbanyak ibadah dan doa sebagai bekal dalam menunaikan ibadah haji,” pesan Wawali.
Ambon,moluccastimes.id-Guna memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melaksanakan Bimbingan dan Pelatihan Manasik Haji bagi jamaah calon haji, di halaman Asrama Haji Waiheru, Kamis 16/04/2026.
“Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji berjalan optimal, aman, dan tertib, meskipun di tengah dinamika global,” sebut Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, S.Sos saat membuka kegiatan.
Ibu tiga anak ini mengungkapkan ibadah haji sebagai rukun Islam kelima memerlukan dukungan layanan, pembinaan, serta perlindungan yang maksimal agar jamaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan nyaman.
“Penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional yang dilaksanakan secara berjenjang hingga ke daerah, sehingga Pemerintah Kota Ambon turut bertanggung jawab memastikan seluruh proses berjalan dengan baik,” lugasnya.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkot Ambon memberikan dukungan menyeluruh, mulai dari pelayanan dan pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan, pelaksanaan manasik haji, hingga fasilitasi keberangkatan dan pemulangan jamaah. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan uang saku bagi masing-masing jamaah.

Manasik haji sendiri menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan jamaah, melalui simulasi pelaksanaan ibadah yang menyerupai kondisi di Tanah Suci.
“Manasik haji harus dilaksanakan dengan kualitas terbaik oleh penyelenggara dan diikuti secara sungguh-sungguh oleh jamaah, karena hal ini sangat menentukan kelancaran pelaksanaan ibadah haji nantinya. Karena itu, kami menghimbau jamaah untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memperbanyak ibadah dan doa sebagai bekal dalam menunaikan ibadah haji,” pesan Wawali.
Disisi lain, Toisutta menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, Panitia Penyelenggara Haji Provinsi Maluku, serta tim Dinas Kesehatan Kota Ambon atas dukungan dan sinergi yang terbangun.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, Amir Machmud Latar, menyampaikan bahwa total jamaah calon haji Kota Ambon tahun 2026 berjumlah 462 orang, setelah satu jamaah mengalami penundaan keberangkatan. Dari jumlah tersebut, 176 jamaah merupakan laki-laki dan 286 perempuan.
Ia juga mengungkapkan bahwa jamaah termuda berusia 20 tahun 7 bulan, sedangkan jamaah tertua berusia 84 tahun 8 bulan, mencerminkan keberagaman usia dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.(MT-01)


.


