PDAM Tirta Yapono Jadi Lokus Studi Tiru DPRD Bursel, Susun Ranperda PDAM Tirta Waetina

by -21 Views

“Kami menilai praktik baik yang diterapkan PDAM Tirta Yapono Ambon dapat menjadi referensi penting dalam menyempurnakan substansi Ranperda PDAM Tirta Waetina sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas layanan air bersih di Kabupaten Buru Selatan,” aku Umasangaji.

Ambon,moluccastimes.id-Keberhasilan PDAM Tirta Yapono Ambon dalam sistem pengelolaan air minum, menghantar DPRD Kabupaten Buru Selatan untuk melakukan studi tiru dalam proses pendalaman materi penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang PDAM Tirta Waetina.

kunjungan kerja tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Buru Selatan, Ahmad Umasangaji, dan diterima oleh Direktur PDAM Tirta Yapono Ambon, Ir. Pieter Saimima, M.Si, Senin 06/07/2026.

“Kunker ini dilakukan untuk memastikan regulasi yang sedang disusun memiliki landasan yang kuat, sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan air minum yang berkualitas,” aku Umasangaji.

Dikatakan, Ranperda yang sementara disusun tidak hanya harus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, tetapi juga mampu menjadi dasar bagi lahirnya perusahaan daerah yang sehat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Kami menilai praktik baik yang diterapkan PDAM Tirta Yapono Ambon dapat menjadi referensi penting dalam menyempurnakan substansi Ranperda PDAM Tirta Waetina sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas layanan air bersih di Kabupaten Buru Selatan,” akunya.

Dirinya berharap, melalui hasil kunker ini, penyempurnaan Ranperda PDAM Tirta Waetina dapat menghasilkan regulasi yang adaptif terhadap tantangan pelayanan air minum, sekaligus menjadi fondasi dalam membangun perusahaan daerah yang profesional, mandiri, dan mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara berkelanjutan.

Ditempat yang sama, Direktur PDAM Tirta Yapono Ambon, Ir. Pieter Saimima, M.Si mengapresiasi kunker tersebut.

“Konsultasi antar daerah seperti ini menjadi ruang berbagi pengalaman dalam membangun perusahaan air minum yang sehat dan berkelanjutan,” aku Saimima.

Lebih lanjut, ayah dua anak ini memaparkan sejumlah strategi pengembangan perusahaan, tantangan pelayanan air minum, hingga berbagai inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

Diskusi berlangsung terbuka dengan semangat kolaborasi. Kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai model pengelolaan perusahaan daerah yang efektif agar mampu memberikan pelayanan publik secara optimal.(MT-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *