Pemanfaatan Data Kesehatan Anonim Aiko Health Jadi Fondasi Kebijakan Baru Pemkot Ambon

by -7 Views

“Melalui platform Aiko Health, yang dikembangkan atas kolaborasi bersama GMANGO, Pemkot Ambon kini tidak hanya memodernisasi pelayanan di fasilitas kesehatan (fasyankes), tetapi juga mulai mengoptimalkan pengolahan data agregat dan anonim masyarakat untuk merumuskan intervensi medis yang berbasis data (data-driven policy),” jelas Lekransy.

 

 

Ambon,moluccastimes.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersiap merombak metode perencanaan kebijakan publik di sektor kesehatan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Dr. Ir. Ronald Lekransy, M.Si, Kamis 22/10/2026.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Dr. Ir. Ronald Lekransy, M.Si,

“Melalui platform Aiko Health, yang dikembangkan atas kolaborasi bersama GMANGO, Pemkot Ambon kini tidak hanya memodernisasi pelayanan di fasilitas kesehatan (fasyankes), tetapi juga mulai mengoptimalkan pengolahan data agregat dan anonim masyarakat untuk merumuskan intervensi medis yang berbasis data (data-driven policy),” jelas Lekransy.

Aiko Health merupakan inovasi layanan kesehatan digital yang dirancang untuk menghubungkan masyarakat dengan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk Puskesmas dan rumah sakit.

Melalui teknologi tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi kesehatan dan melakukan triase awal sebagai panduan, untuk menentukan langkah berikutnya sebelum mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dari tenaga medis apabila diperlukan.

Menurutnya, pengolahan data digital secara massal ini akan membantu pemerintah daerah membaca pola kebutuhan riil warga di lapangan [GMANGO-Aiko Health]. Informasi yang telah diolah secara agregat dapat membantu pemerintah membaca pola kebutuhan pelayanan, menentukan prioritas, serta merancang langkah intervensi yang lebih sesuai dengan kondisi masyarakat.

Selanjutnya, strategi pemanfaatan data dan proteksi privasi yang diusung dalam transformasi kesehatan digital di Ambon mancakup Pemanfataan data untuk kebijakan publik, Jaminan keamanan data pasien serta Sinergi lintas sektor untuk keberlanjutan.

“Pemanfaatan data untuk kebijakan publik diantaranya untuk membaca tren kesehatan dimana melalui rekam data triase awal dari aplikasi, Pemkot dapat mendeteksi kecenderungan penyakit atau keluhan kesehatan yang paling sering dialami warga di wilayah tertentu secara cepat. Kemudian akurasi anggaran serta prioritas melalui data agregat ini mempermudah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Kesehatan dalam menentukan prioritas bantuan medis, pengadaan obat, hingga penyaluran fasilitas penunjang ke Puskesmas yang paling membutuhkan. Bahkan hal ini juga terintegrasi Smart City sebagai salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi Ambon menuju Healthy City dan Smart City yang terkoneksi langsung dari Puskesmas hingga RSUD Kota Ambon,” jelas Lekransy.

Lanjutnya, meskipun pengolahan data dilakukan secara besar-besaran, Pemkot Ambon memberikan jaminan penuh terhadap privasi masyarakat melalui regulasi perlindungan data yang ketat dengan memperhatikan prinsip anonim dan format agregat.

“Prinsip Anonim artinya seluruh identitas pribadi, nama, dan detail kontak pasien dihilangkan dari sistem analisis utama. Sedangkan Format Agregat adalah data hanya dibaca dalam bentuk grafik atau angka kolektif (misalnya, total persentase gejala di suatu kecamatan), sehingga riwayat medis perorangan tidak dapat diakses oleh publik atau disalahgunakan,” terangnya.

Sementara itu, proyeksi berbasis data ini tidak dapat berjalan sendiri.

“Implementasi sistem pasca-penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada 4 Juli 2026 lalu kini melibatkan ekosistem besar yang mencakup 22 Puskesmas di Ambon, DPMPTSP, RSUD Kota Ambon, serta tim ahli dari GMANGO seperti Jordi Ramos, Celine Wren, dan Natalie Neeley,” tandasnya.

Ditambahkan, dengan memadukan validasi medis dari tenaga kesehatan lokal dan kecanggihan analisis data AI, Pemkot Ambon optimistis dapat melahirkan pelayanan publik yang jauh lebih responsif, efisien, dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.(MT-01)

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *