Pemkot Ambon Gandeng Perbankan Genjot Budaya Menabung, Salurkan Bantuan Korban Bencana

by -19 Views
Penyerahan CSR Bank CIMB Niaga Cabang Ambon kpd SMP N 7 Ambon

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya mengucapkan terima kasih kepada OJK dan seluruh jajaran perbankan serta jasa keuangan yang terus membantu dan mendorong upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan,” ujar Wali Kota.

Ambon,moluccastimes.id-Pemerintah Kota Ambon terus berkomitmen memperluas akses keuangan bagi generasi muda sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial bagi warga yang tertimpa musibah.

Penegasan ini disampaikan oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si saat memimpin apel pagi yang dirangkai dengan penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank CIMB Niaga Cabang Ambon di Balai Kota Ambon, Senin12/10/2026.

Dalam perhelatan tersebut, Pemkot Ambon meluncurkan program fasilitasi pembukaan rekening tabungan yang menyasar 735 siswa-siswi SMP Negeri 7 Ambon.

Langkah strategis yang didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku ini bertujuan untuk menanamkan literasi dan inklusi keuangan sejak dini di bangku sekolah.

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya mengucapkan terima kasih kepada OJK dan seluruh jajaran perbankan serta jasa keuangan yang terus membantu dan mendorong upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan,” ujar Wali Kota.

Ayah tiga anak ini menekankan bahwa edukasi keuangan tidak harus menunggu anak memiliki uang dalam jumlah besar.

Melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat luas diimbau untuk membiasakan anak-anak mereka menyisihkan uang secara konsisten, meskipun dalam nominal kecil seperti Rp5.000 hingga Rp10.000.

Sinergi ini juga membawa Pemkot Ambon menorehkan prestasi sebagai juara pertama dalam kompetisi E-Pelayanan Financial Literacy Award.

Rencana Naikkan Dana Stimulan Pascabencana

Selain fokus pada sektor pendidikan keuangan, momen apel pagi tersebut juga dimanfaatkan Pemkot Ambon untuk menyalurkan dana stimulan kepada warga yang menjadi korban bencana kebakaran serta pohon tumbang.

Wali Kota menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kehadiran nyata negara dan pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat di masa-masa sulit pascabencana.

Mengingat tingginya biaya pembangunan dan fluktuasi harga kebutuhan pokok saat ini, Wali Kota mengungkapkan adanya rencana untuk menaikkan nilai bantuan stimulan tersebut pada tahun anggaran mendatang.

“Saya sudah berbicara dengan Pak Sekda dan beberapa ibu kepala dinas terkait. Tahun depan kita mungkin akan menaikkan sedikit dana stimulan bagi korban bencana, dari yang saat ini Rp15 juta menjadi Rp20 juta atau Rp25 juta,” cetusnya.

Kendati demikian, kepastian penyesuaian nominal tersebut masih akan digodok dan dibahas lebih lanjut guna menyesuaikan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Ambon.

Melalui integrasi kebijakan sosial dan penguatan literasi keuangan, Pemkot Ambon berharap dapat membangun ruang publik yang lebih inklusif, tangguh, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.(MT-01)