Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti), dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D. menjelaskan bahwa Rural Clinical School dirancang agar mahasiswa kedokteran mendapatkan pengalaman langsung di rumah sakit daerah dan puskesmas yang tersebar di berbagai kabupaten.
Ambon,moluccastimes.id-Sebagai satu-satunya fakultas kedokteran negeri di Maluku, FK Universitas Pattimura (Unpatti) meluncurkan program strategis Rural Clinical School untuk menjawab tantangan geografis wilayah kepulauan.
Program ini masuk ke dalam draf Rencana Strategis (Renstra) 2026–2030 yang dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bersama para pemangku kepentingan Kamis 30/07/2026.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti), dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D. menjelaskan bahwa Rural Clinical School dirancang agar mahasiswa kedokteran mendapatkan pengalaman langsung di rumah sakit daerah dan puskesmas yang tersebar di berbagai kabupaten.
“Program ini terintegrasi dalam penguatan Academic Health System berbasis kepulauan,” ucap Noya.
Dirinya berharap pemerintah daerah dapat menyambut baik program ini dengan menyediakan rumah sakit daerah sebagai wahana pendidikan klinik.
“Selain itu, kami mendorong Pemda untuk mengirimkan putra-putri terbaiknya kuliah di Unpatti, karena mereka memiliki komitmen lebih besar untuk kembali dan membangun daerah asalnya,” jelas wanita smart itu.
Diakuinya, FK Unpatti mengedepankan pendekatan partisipatif dengan melibatkan seluruh elemen penting dalam merumuskan arah masa depan fakultas.
Pelibatan lintas sektor ini dinilai krusial mengingat sebagian besar dokter yang bertugas di fasilitas kesehatan Maluku merupakan lulusan FK Unpatti.

Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor Unpatti, pimpinan universitas, jajaran dekanat, perwakilan pemerintah provinsi/kabupaten/kota, dinas kesehatan, organisasi profesi, hingga alumni dan mahasiswa.
Usai sesi pemaparan visi-misi dan program prioritas oleh Tim Penyusun, para peserta memberikan berbagai rekomendasi strategis untuk menyempurnakan dokumen perencanaan tersebut.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan draf Renstra dari Ketua Tim Penyusun kepada Dekan FK Unpatti, yang menandai kesiapan fakultas dalam menghasilkan perencanaan yang adaptif, responsif, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.(MT-01)








