“Pertamina rutin melakukan evaluasi berkala untuk memperketat pengawasan di lapangan. Langkah tegas ini juga diharapkan dapat menekan antrean di SPBU, mengingat kuota BBM subsidi harus dijaga agar mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun,” tandasnya.
Masohi,moluccastimes.id-PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mengambil tindakan tegas terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Sedikitnya 60 nomor polisi kendaraan di wilayah Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon resmi diblokir karena terindikasi membeli Pertalite maupun Biosolar secara ilegal atau tidak sesuai aturan.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menyatakan bahwa langkah ini diambil demi menjaga transparansi dan memastikan subsidi tepat sasaran.
“Pertamina rutin melakukan evaluasi berkala untuk memperketat pengawasan di lapangan. Langkah tegas ini juga diharapkan dapat menekan antrean di SPBU, mengingat kuota BBM subsidi harus dijaga agar mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun,” tandasnya.
Karena itu, lanjutnya Pertamina mengimbau warga untuk menggunakan energi secara bijak dan melaporkan jika melihat adanya kecurangan.(MT-01)






