“Dalam Rakerpim ini juga akan dilakukan sinkronisasi terhadap program tahun berjalan yang merupakan kelanjutan dari tahun sebelumnya. Sebagai institusi akademik, kita tetap mengacu pada marwah Perguruan Tinggi yang bersumber pada pelaksanaan Tri Dharma (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat),” ulas Prof. Male.
Ambon,moluccastimes.id-Dalam rangka mengevaluasi setiap program yang dirancangkan tahun 2025, serta untuk melakukan perancangan indikatif tahun 2027, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) tahun 2026, Rabu 08/04/2026.

Saat membuka Raker secara resmi, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Dominggus Male, M.Sc mengungkapkan Rakerpim merupakan agenda tahunan baik di tingkat fakultas maupun universitas.
“Dalam Rakerpim ini juga akan dilakukan sinkronisasi terhadap program tahun berjalan yang merupakan kelanjutan dari tahun sebelumnya. Sebagai institusi akademik, kita tetap mengacu pada marwah Perguruan Tinggi yang bersumber pada pelaksanaan Tri Dharma (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat),” ulas Prof. Male.
Dikatakan pendidikan di Bidang Akademik menjadi fokus utama untuk merancang seluruh program yang berkaitan dengan pelaksanaan Tri Dharma dengan tujuan utama yaitu pendidikan dan pengajaran.

“Pada tingkat universitas, kita harus capai Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi. Karenanya saat merancang
program kerja di tahun 2027 dan sinkronisasi di tahun 2026, harus mengacu pada IKU yang telah disepakati oleh Rektor Universitas Pattimura bersama Dekan FKIP, Renstra Unpatti, dan Visi Misi Rektor yang dijabarkan hingga ke Dekan,” tutur Malle.
Selanjutnya, Malle berharap agar pelaksanaan Rakerpim FKIP tahun 2026 dapat berjalan dengan baik sehingga melahirkan program-program yang berkualitas.

Disisi lain, Dekan Fakultas FKIP Prof. Dr. Izaak H. Wenno, S.Pd., M.Pd menjelaskan, keunggulan institusi pendidikan tinggi tidak saja ditentukan oleh aspek pembelajaran, tetapi juga oleh kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Saat ini fokus utama FKIP adalah peningkatan akreditasi program studi, pihak fakultas menargetkan sekitar 20 persen program studi dapat meraih akreditasi unggul pada tahun ini. Program studi yang diprioritaskan antara lain pendidikan sejarah, matematika, fisika, kimia, dan geografi,” terang Wenno.
Disamping itu, lanjutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas.
“Oleh karena itu, fakultas terus mendorong pengembangan kompetensi dosen melalui pendidikan lanjutan, khususnya pada jenjang doktoral. Hal ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas akademik dan profesionalisme tenaga pendidik,” lugasnya.
Ditambahkan, seluruh penyusunan program dan kegiatan di lingkungan FKIP harus selaras dengan arah kebijakan universitas serta mengacu pada visi pimpinan universitas, yang kemudian diturunkan secara sistematis dan terstruktur hingga ke tingkat fakultas dan program studi.

Dirinya berarap hasil evaluasi tersebut dapat menjadi dasar dalam memperkuat perencanaan dan implementasi program ke depan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas lulusan.
Sementara itu Ketua Panitia, Dr. Iwan Rumalean, S.Pd, M.Pd dalam laporan mengatakan, dalam Rakerpim ini, FKIP juga melakukan evaluasi terhadap seluruh program studi guna memastikan efektivitas pelaksanaan program akademik yang telah berjalan.
“Semoga Rakerpim FKIP saat ini diharapkan dapat menghasilkan program-program dan juga evaluasi evaluasi, serta rancangan program tahun 2026/2027,” harapnya.
Rakerpim diikuti 100 peserta yang terdiri dari Dekan, para Wakil Dekan, Senat FKIP, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Koordinator Progam Studi, Ketua Program PPG, Plt. Gugus Penjaminan Mutu di Provinsi Maluku dan perwakilan mahasiswa DPMF KIP.(MT-01)





.



