Revitalisasi Rumah Korban Konflik Patahuwe, Bupati SBB : Kini Dilengkapi Fasilitas Sanitasi Layak

by -8 Views
Bupati SBB, Ir. Asri Arman, M.T.

“Kita ingin memastikan rumah yang dibangun kembali ini menjadi hunian yang sehat dan layak. Oleh karena itu, ada tambahan anggaran untuk pembuatan dapur, WC, dan sarana air bersih,” ujar Bupati Asri Arman

SeramBagianBarat,moluccastimes.id-Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) berkomitmen meningkatkan kelayakan hunian bagi korban konflik Lisabata-Patahuwe.

Proses revitalisasi pemukiman bagi warga terdampak konflik Lisabata-Patahuwe di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) resmi dimulai. Pemerintah daerah memastikan bahwa proyek rekonstruksi ini tidak hanya sekadar membangun kembali fisik bangunan yang rusak, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga melalui penyediaan fasilitas sanitasi yang layak.

Bupati SBB, Ir. Asri Arman, M.T., menjelaskan bahwa rencana awal revitalisasi hanya mencakup pembangunan unit rumah standar berukuran 6×6 meter.

Namun, setelah melakukan evaluasi langsung di lapangan, Pemda SBB memutuskan untuk menambah alokasi anggaran khusus. Tambahan ini digunakan untuk membangun dapur, WC (sanitasi), serta akses jaringan air bersih langsung ke rumah warga.

“Kita ingin memastikan rumah yang dibangun kembali ini menjadi hunian yang sehat dan layak. Oleh karena itu, ada tambahan anggaran untuk pembuatan dapur, WC, dan sarana air bersih,” ujar Bupati Asri Arman di sela-sela peletakan batu pertama 27 rumah warga dan Pastori Jemaat di Desa Patahuwe, Minggu 20/09/2026.

Program revitalisasi ini mengedepankan beberapa aspek penting antara lain :

£. Peningkatan Kualitas Hidup: Penambahan fasilitas mandi, cuci, MCK dan dapur di setiap unit rumah untuk menjamin kesehatan lingkungan keluarga.
£. Solusi Krisis Air Bersih: Jaringan air bersih yang dibangun diintegrasikan secara luas, sehingga warga sekitar yang tidak terdampak konflik namun kesulitan air juga bisa menikmati fasilitas ini.
£. Gotong Royong TNI-Polri dan Warga: Proses pembangunan dilakukan bersama-sama secara swadaya antara masyarakat setempat dengan personel TNI/Polri demi mempercepat pemulihan psikologis warga.

Bupati menegaskan, kehadiran Pemprov Maluku, Pemda SBB, serta unsur TNI-Polri dalam proyek revitalisasi ini adalah bukti nyata bahwa negara senantiasa hadir dan tidak membiarkan rakyat berjuang sendirian di masa-masa sulit. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Patahuwe dan Lisabata untuk terus merawat perdamaian dan saling membantu (baku bantu) agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan.(MT-01)

 

 

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *