“Mengapa kegiatan ini dilaksankan, karena masih terdapat perbedaan pemahaman yang berdampak pada lambatnya proses pencairan dana dan realisasi anggaran. Hal ini juga berkaitan erat serta berdampak langsung pada tingkat penyerapan anggaran Unpatti, dimana realisasi penyerapan anggaran dipantau secara rutin oleh instansi terkait, seperti Kantor Wilayah, KPPN, serta Kementerian Keuangan,” jelas Prof. Kakesina.
Ambon,moluccastimes.id-Guna memperkuat pemahaman bersama terkait penggunaan akun belanja, Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar Sosialisasi Akun Belanja Imbalan Kerja pada Transaksi BLU dan Aturan Penggunaan Saldo Kas BLU, di Aula Rektorat Unpatti, Kamis 02/04/2026.
Ketika membuka sosialisasi secara resmi, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Prof. Dr. Pieter Kakesina, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan terkait pengelolaan akun belanja.

“Mengapa kegiatan ini dilaksankan, karena masih terdapat perbedaan pemahaman yang berdampak pada lambatnya proses pencairan dana dan realisasi anggaran. Hal ini juga berkaitan erat serta berdampak langsung pada tingkat penyerapan anggaran Unpatti, dimana realisasi penyerapan anggaran dipantau secara rutin oleh instansi terkait, seperti Kantor Wilayah, KPPN, serta Kementerian Keuangan,” jelas Prof. Kakesina.
Dikatakan, sosialisasi ini penting dalam mendukung tata kelola anggaran BLU ke depan, khususnya dalam memastikan tidak adanya temuan atau rekomendasi terkait kesalahan penggunaan anggaran.
“Karena setiap jenis belanja memiliki akun tersendiri yang harus dipahami secara tepat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kakesina juga menyinggung kebijakan terbaru terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu dan Pegawai BLU (PGW-BLU).
“Mulai tahun 2026 ini, seluruh PGW-BLU memperoleh Surat Keputusan (SK) secara individu, tidak lagi secara kolektif, dengan struktur gaji yang disesuaikan setara dengan P3K paruh waktu,” tandasnya.
Kakesina berharap seluruh pegawai, baik P3K paruh waktu maupun PGW-BLU, dapat meningkatkan kinerja secara maksimal sesuai dengan tanggung jawab dan remunerasi yang diterima.

“Walaupun besaran gaji PGW-BLU Unpatti saat ini masih belum setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) Maluku karena disesuaikan dengan kemampuan pendapatan universitas. Namun, melalui kegiatan ini, seluruh unit kerja diharapkan dapat meningkatkan akurasi dalam pengusulan anggaran serta mempercepat proses realisasi, sehingga pengelolaan keuangan institusi menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel,” harapnya.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan tiga narasumber yaitu Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran IC Kanwil DJPb Provinsi Maluku Jaya Putra Abdurrahman Nasution; Kepala Seksi Analisis, Statistik dan Penyusunan Laporan Keuangan, Amal Akbar Yasser Arafat; dan Pelaksana pada Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran, Anggun Ayu Puspita. Serta diikuti oleh para Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, koordinator, subkoordinator, serta bendahara di lingkup Unpatti. (MT-01)




.



