“Salah satu hambatan terbesar yang dihadapi adalah adanya kebijakan efisiensi anggaran pada tahun 2025. Meski mengalami pemotongan dana, manajemen Unpatti tetap mengambil langkah strategis untuk memprioritaskan penyelesaian fisik bangunan utama. Sementara itu, pemenuhan kelengkapan fasilitas interior dan peralatan penunjang lainnya akan diupayakan secara bertahap,” jelas Rektor.
Ambon,moluccastimes.id-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar acara doa bersama sekaligus penyerahan kunci Gedung Baru FKIP, Selasa 18/08/2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur atas rampungnya proyek infrastruktur yang siap digunakan untuk menunjang aktivitas perkuliahan Tahun Akademik 2026/2027.
Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., mengungkapkan bahwa pembangunan fasilitas ini melewati perjalanan panjang yang penuh tantangan.

“Salah satu hambatan terbesar yang dihadapi adalah adanya kebijakan efisiensi anggaran pada tahun 2025. Meski mengalami pemotongan dana, manajemen Unpatti tetap mengambil langkah strategis untuk memprioritaskan penyelesaian fisik bangunan utama. Sementara itu, pemenuhan kelengkapan fasilitas interior dan peralatan penunjang lainnya akan diupayakan secara bertahap,” jelas Rektor.
Proyek strategis ini berhasil dirampungkan berkat dukungan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Berdasarkan hasil monitoring intensif, gedung ini dipastikan memenuhi standar rencana pembangunan nasional yaitu :
Fokus Penyelesaian 2026, Optimalisasi instalasi sistem gedung dan pemenuhan kebutuhan tambahan.
Hasil Uji Kelayakan, Konstruksi dinilai sesuai target dan siap dioperasikan penuh untuk mahasiswa.
Status Proyek, Manifestasi dukungan pemerintah pusat atas perjuangan panjang sivitas akademika FKIP Unpatti.

Dalam arahannya, Rektor mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk menjaga aset baru ini dengan sebaik-baiknya. Prof. Fredy mengibaratkan gedung baru tersebut sebagai “rumah kedua” yang wajib dirawat bersama demi keberlanjutan mutu pendidikan tinggi di Maluku.
“Pemanfaatan gedung secara langsung juga dinilai efektif untuk menguji keandalan fasilitas. Kelemahan atau kekurangan minor yang ditemukan selama pemakaian awal akan langsung diinventarisasi agar bisa segera diperbaiki oleh pihak kontraktor selama masa pemeliharaan bangunan masih berlaku,” jelasnya.
Acara ditutup dengan prosesi penyerahan kunci gedung secara simbolis dari Rektor Unpatti kepada Dekan FKIP, menandai dimulainya babak baru layanan akademik dan perkuliahan di fakultas tersebut.(MT-01)








