Sekolah Citra Kasih Gelar Edukasi Literasi, Kadis Kominfo Kota Ambon Ingatkan Think Before You Click

by -9 Views

“Dengan langkah tersebut, generasi muda Ambon diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi generasi yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing. Semangat Think Before You Click menjadi pengingat bahwa setiap aktivitas di ruang digital harus disertai kesadaran, tanggung jawab, dan kebijaksanaan,” pungkasnya.

Ambon,moluccastimes.id-Guna meningkatkan pemahaman siswa, tentang pentingnya menggunakan teknologi digital secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab di tengah perkembangan dunia siber yang semakin kompleks, Sekolah Citra Kasih menggelar kegiatan edukasi literasi digital bertajuk “Think Before You Click: Mastering Digital Literacy and Privacy in a Cyber World” bertempat di Aula Sekolah Citra Kasih, Kamis, 11/06/2026.

“Generasi Alfa dan Generasi Z merupakan digital natives, yaitu generasi yang lahir dan tumbuh di tengah ekosistem digital. Kehidupan mereka tidak terlepas dari internet, media sosial, kecerdasan buatan (artificial intelligence), serta berbagai platform digital yang membentuk pola komunikasi, pembelajaran, hingga cara berpikir generasi muda saat ini,” demikian Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Dr. Ir. Ronald Lekransy, M.Si sebagai narasumber utama.

Diakuinya, dibalik kemudahan teknologi, terdapat tantangan serius yang perlu dipahami generasi muda, seperti penyebaran hoaks, berita palsu (fake news), penipuan digital melalui phishing, perundungan siber (cyberbullying), akun palsu (fake account), hingga pengaruh algoritma media sosial yang dapat membentuk opini dan perilaku pengguna tanpa disadari.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, siswa harus mengetahui empat pilar literasi digital menurut sebagai fondasi membangun kecakapan di ruang digital; yaitu Digital Skills, Digital Ethics, Digital Safety, dan Digital Culture,” sebut Lekransy.

Selain membahas ancaman digital, Lekransy juga menyoroti besarnya peluang yang tersedia bagi Generasi Alfa dan Gen Z melalui pemanfaatan teknologi.

“Dunia digital membuka ruang luas bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan, memperkuat kapasitas intelektual, membangun jejaring, memperluas wawasan, menciptakan karya kreatif, hingga mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja di masa depan,” lugasnya.

Karena itu, sambungnya, kemampuan memilah informasi menjadi keterampilan mendasar yang harus dimiliki generasi muda.

“Siswa perlu memiliki kemampuan berpikir kritis untuk membedakan informasi yang valid dan kredibel dari informasi manipulatif, termasuk mengenali modus phishing, propaganda digital, serta berbagai konten menyesatkan yang beredar di media sosial,” ulas pria smart itu.

Ayah satu putri ini juga menyatakan dalam konteks pembangunan daerah, Pemerintah Kota Ambon terus berupaya menjawab tantangan disrupsi global, termasuk disrupsi teknologi, melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan literasi digital, dan pengembangan ekosistem pendidikan berbasis inovasi.

“Dengan langkah tersebut, generasi muda Ambon diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi generasi yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing. Semangat Think Before You Click menjadi pengingat bahwa setiap aktivitas di ruang digital harus disertai kesadaran, tanggung jawab, dan kebijaksanaan,” pungkasnya. (MT-01)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *