“Melalui kegiatan ibadah ini, kami berharap warga binaan dapat semakin memperkuat iman, menumbuhkan kasih kepada sesama, serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan untuk memperbaiki diri,” ujar wanita smart itu.
Ambon,moluccaastimes.id-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis bagi para warga binaan.
Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menggelar ibadah Kristen bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon di Gereja Eklesia, Senin 19/10/2026.
Kegiatan ini difokuskan untuk memperkuat mental, menanamkan nilai moral, dan membangun harapan baru bagi warga binaan dalam menatap masa depan.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menjelaskan bahwa pembinaan kerohanian merupakan pilar krusial dalam membentuk karakter warga binaan selama masa pidana.
Lewat siraman rohani yang rutin, pihak Lapas ingin memastikan bahwa setiap warga binaan memiliki bekal spiritual yang kokoh saat nanti kembali ke tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ibadah ini, kami berharap warga binaan dapat semakin memperkuat iman, menumbuhkan kasih kepada sesama, serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan untuk memperbaiki diri,” ujar wanita smart itu.
Di sisi lain, Rose Silitonga selaku Penyuluh Kemenag Kota Ambon, menekankan pentingnya pendampingan rohani sebagai sumber kekuatan dan pengharapan.
Menurutnya, pemahaman terhadap firman Tuhan akan membantu warga binaan untuk terus menjaga sikap positif dan menerapkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari di dalam Lapas.
Dampak positif dari kolaborasi ini dirasakan langsung oleh penghuni Lapas. Seorang warga binaan berinisial A mengungkapkan rasa syukurnya atas pelaksanaan ibadah bersama tersebut. Bagi A, kegiatan ini menjadi motivasi terbesar untuk merefleksikan diri.
“Melalui ibadah, saya semakin dikuatkan dalam iman, belajar untuk lebih mengasihi sesama, dan termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya secara personal.
Melalui program yang berkelanjutan ini, Lapas Perempuan Ambon dan Kemenag Kota Ambon berharap bekal iman dan kasih yang ditanamkan dapat menjadi modal utama bagi warga binaan untuk memulai lembaran hidup yang baru.(MT-01)





