Sinergi 4 BUMN Hadirkan Program TJSL Terintegrasi Di Banda Neira

by -5 Views

Kolaborasi ini berkomitmen memberikan dampak berkelanjutan bagi kelestarian alam, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat Banda Neira.

Banda Neira,moluccastimes.id-Empat perusahaan BUMN antara lain PNM, Pegadaian, PELNI, dan Bank Mandiri Taspen) berkolaborasi melaksanakan rangkaian Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terintegrasi di Banda Neira, Maluku Tengah, 4-5 September 2026.

Aksi nyata ini mencakup empat pilar utama yaitu;
£. Lingkungan, Penanaman 500 bibit pohon pala di kawasan bersejarah Benteng Belgica.Pendidikan: Pembukaan ruang belajar untuk masyarakat.
£. Kesehatan: Pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis bagi lansia.
£. Pemberdayaan: Program pengolahan dan bank sampah.Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan keempat BUMN, pimpinan universitas, serta jajaran pemerintah daerah dan aparat setempat.

Kolaborasi ini berkomitmen memberikan dampak berkelanjutan bagi kelestarian alam, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat Banda Neira.

Apresiasi BUMN

PT PELNI (Persero) yang diwakili Triswahyu Herlina (Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko) mengungkapkan kolaborasi ini merupakan wujud nyata komitmen BUMN untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat dan memberikan dampak positif yang luas.

“Sinergi lintas sektor sangat krusial karena kebutuhan masyarakat saling berkaitan mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan. Kami berharap, program ini berkelanjutan (tidak sesaat), di mana bibit pala dirawat dengan baik oleh petani, ruang belajar dioptimalkan fungsinya, dan bank sampah terus berjalan untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Ambon, Sigit Evry Dayanto, menyatakan fokus pada aspek Keberlanjutan & Pendidikan.

” Rangkaian TJSL terintegrasi ini dirancang agar menyentuh berbagai lapisan dan aspek kehidupan masyarakat lokal secara bersamaan. Harapan kami, pentingnya kehadiran fasilitas seperti Ruang Belajar Banda Neira yang dilengkapi sarana pendukung (gadget, internet, paket gizi) untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di wilayah terpencil, guna mendukung pemberdayaan masyarakat jangka panjang,” lugas Sigit.

Disisi lain, PT Pegadaian (Persero) mencurahkan perhatian pada aspek Lingkungan dan Kelestarian Ekonomi lokal.

“Keterlibatan Pegadaian dalam penanaman pohon pala bukan sekadar seremoni. Aksi nyata ini merupakan upaya pelestarian lingkungan sekaligus strategi memperkuat fondasi ekonomi para petani lokal. Kami berharap melalui pengembangan komoditas pala yang menjadi identitas sejarah Banda Neira, dapat mendorong terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat yang berbasis pada lingkungan berkelanjutan.

Sedangkan PT Bank Mandiri Taspen mengarahkan pandangan pada aspek Sosial, Kesehatan, & Lansia.

“Melalui pilar kesehatan (pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi 100 lansia) serta pengelolaan sampah, perusahaan ingin memastikan aspek kesejahteraan sosial masyarakat usia lanjut ikut diperhatikan. Harapan kami sinergi ini menjadi model percontohan TJSL yang komprehensif, di mana pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan jaminan kesehatan warga serta pengelolaan lingkungan yang bersih,” tandas Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen Ambon, Felix Trifili Ayanda. (MT-01)

 

 

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *