“Alat musik ini ditargetkan berkembang menjadi instrumen utama dalam berbagai kegiatan dan acara besar di Kota Ambon. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkot Ambon menginisiasi tiga strategi pelestarian,” kata Wali Kota.
Ambon,moluccastimes.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkomitmen kuat menjadikan jukulele sebagai identitas musik daerah yang utama, sekaligus ruang pengembangan bakat generasi muda.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Lomba Jukulele Tingkat Kecamatan Teluk Ambon Tahun 2026 yang digelar di Balai Pelestarian Kebudayaan Kota Ambon, Jumat 14/08/2026).

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Ambon yang dibacakan oleh Asisten II Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rustam Simanjuntak, ST. MT. pemerintah menyampaikan bahwa jukulele tidak boleh hanya menjadi alat musik pengiring atau pelengkap pertunjukan semata.
“Alat musik ini ditargetkan berkembang menjadi instrumen utama dalam berbagai kegiatan dan acara besar di Kota Ambon. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkot Ambon menginisiasi tiga strategi pelestarian,” kata Wali Kota.
3 strategi
£. Kompetisi Rutin, Menggelar lomba jukulele tingkat kecamatan setiap tahun melalui kolaborasi TP PKK Kota Ambon, Ambon Music Office (AMO), dan pemerintah kecamatan.
£. Pendidikan Formal, Mendorong jukulele menjadi salah satu muatan lokal unggulan di sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMP.
£. Sanggar Komunitas, Mengembangkan sanggar musik di tingkat desa, negeri, maupun komunitas lokal guna menjaga keberlanjutan seni musik tersebut.
Lomba yang diikuti oleh enam peserta ini berhasil memunculkan pemenang Lomba Jukulele Tingkat Kecamatan Teluk Ambon 2026 :Juara I: Gloriy Voice Ukulele
Juara II: Ebenhaizer Jukulele
Juara III: SMPN 15 Ambon
Harapan I: D’Juk Rumahtiga
Harapan II: SDN 1 Hative Besar
Harapan III: Laha Airsakula Siloam

Pemkot Ambon menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang juara pertama, kedua, dan ketiga, serta mendorong mereka untuk terus berlatih sebagai persiapan mengikuti lomba jukulele tingkat utama.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, pemerintah meminta agar mereka tidak berkecil hati. Pengalaman mengikuti perlombaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi tersendiri untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan bermusik di masa depan.
“Dalam setiap perlombaan, setiap anak yang berani tampil sesungguhnya sudah menjadi pemenang,” tegas Rustam saat membacakan sambutan tersebut.
Apresiasi tinggi juga diberikan kepada para guru, pelatih, arranger, manajer peserta, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama proses latihan hingga tampil di perlombaan.
Melalui ajang ini, Pemkot Ambon berharap jukulele dapat memperkuat posisi Ambon sebagai kota kreatif yang terus berkembang melalui seni, budaya, dan talenta generasi muda.(MT-01)








