Terbantu Biaya Terapi Hemodialisis Hingga Belasan Juta, Tuharea Rasakan Manfaat Program JKN

by -31 Views

“Setiap minggu saya harus mencuci darah sebanyak dua kali, maka dalam sebulan biayanya bisa mencapai Rp.10 hingga Rp.11 juta. Inilah yang memberatkan pikiran kami dan saya tidak berani melakukan pemeriksaan lanjutan karena ragu dengan kepesertaan JKN saya. Namun setelah dilakukan pengecekan, ternyata saya telah terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) sehingga saya berani memerikasan diri,” akunya.

Ambon,moluccastimes.id-Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan sangat diapresiasi peserta JKN, Patima Tuharea.

“Program ini sangat penting dan patut dipertahankan karena memberikan perlindungan kesehatan yang nyata bagi masyarakat,” aku Tuharea, Rabu 28/01/2026.

Untuk diketahui, Tuharea saat ini menjalani terapi hemodialisis atau cuci darah di RSUD dr. M. Haulussy Ambon. sejak Desember 2025.

Kondisi tersebut bermula dari keluhan sesak dada, kesulitan bernapas, serta pembengkakan pada bagian kaki sehingga membuat dirinya memutuskan memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat guna mendapatkan penanganan awal.

Biaya yang harus disiapkan untuk cuci darah, akunya, mencapai sekitar Rp.1,3 juta.

“Setiap minggu saya harus mencuci darah sebanyak dua kali, maka dalam sebulan biayanya bisa mencapai Rp.10 hingga Rp.11 juta. Inilah yang memberatkan pikiran kami dan saya tidak berani melakukan pemeriksaan lanjutan karena ragu dengan kepesertaan JKN saya. Namun setelah dilakukan pengecekan, ternyata saya telah terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) sehingga saya berani memerikasan diri,” akunya.

Dirinya sangat puas dengan pelayanan yang diberikan lewat program JKN.

“Selama menjalani cuci darah, seluruh petugas, baik administrasi maupun tenaga medis, memberikan pelayanan dengan ramah dan profesional. Saya dilayani dengan sangat baik. Seluruh prosedur dijelaskan dengan jelas, petugas medis bekerja cepat dan sigap dalam menyiapkan kebutuhan pasien, serta tidak ada perlakuan yang dibeda-bedakan. Saya juga merasa sangat terbantu dengan adanya Aplikasi Mobile JKN,” ungkap Tuharea.

Atas bantuan pemerintah lewat program JKN, Tuharea menyampaikan terimakasih kepada pemerintah.

“Belajar dari pengalaman saya, selama ini saya merasa sehat-sehat saja, padahal kita tidak pernah tahu kapan sakit datang. Dengan bantuan JKN kita bisa lebih aman karena membantu masyarakat yang membutuhkan seperti saya. Langkah kecil yang dilakukan sejak sekarang akan sangat berdampak baik bagi diri dan keluarga di kemudian hari,” tandasnya.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar mendaftarkan diri sebagai peserta JKN.

“Rasakan manfaatnya, karena itu jangan menunda untuk menjadi peserta JKN dan selalu memastikan keaktifan kepesertaan JKN bagi diri sendiri dan keluarga,” tutupnya. (MT-01)

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *