Terima Kunjungan Dirjen Gakkum ESDM, Rektor Unpatti : Perkuat Tata Kelola SDA Yang Berkelanjutan

by -42 Views

“Harapan kami, semoga sinergi antara pemerintah, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat dalam rangka mewujudkan tata kelola sumber daya alam yang berkeadilan, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Maluku,” harap Rektor.

Ambon,moluccastimes.id-Dalam rangka membahas berbagai isu terkait penegakan hukum di sektor pertambangan, khususnya di Provinsi Maluku, Raktor Universitas Pattimura (Unpatti) menerima kunjungan Direktur Jenderal Penegakan Hukum Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Dr. Rilke Jeffri Huwae, S.H., M.H., di Ruang Rapat Rektor, Kamis 24/06/2026.

“Kami mengapresiasi kunjungan ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam membahas serta merumuskan solusi terhadap berbagai permasalahan di sektor pertambangan yang berkembang di daerah,” ungkap Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd.

Rektor menyoroti isu pertambangan di kawasan Gunung Botak yang selama ini menjadi perhatian publik dengan potensi sumber daya alam yang dan aset strategis yang dapat memberikan kontribusi besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan nasional apabila dikelola secara baik, berkelanjutan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Potensi yang ada di Maluku sangat besar dan dapat menjadi kekuatan bagi kemajuan daerah maupun Indonesia. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara bertanggung jawab agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa berbagai persoalan di kawasan pertambangan memerlukan perhatian bersama.

“Kehadiran Direktorat Jenderal Penegakan Hukum ESDM dapat mendorong lahirnya langkah-langkah strategis serta solusi yang komprehensif untuk mengatasi berbagai permasalahan yang selama ini terjadi,” tandasnya.

Menurut Rektor, upaya penyelesaian persoalan pertambangan tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menyangkut perlindungan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, serta masa depan generasi muda Maluku.

“Harapan kami, semoga sinergi antara pemerintah, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat dalam rangka mewujudkan tata kelola sumber daya alam yang berkeadilan, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Maluku,” harapnya. (MT-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *