Transformasi Kampus Maluku : Wamen Diktisaintek Tantang Anak Muda Pulang Kampung Bangun Daerah

by -25 Views

“Jangan lupa juga, setelah saudara hebat, harus kembali membangun daerahnya masing-masing. Karena hanya dengan cara itu, Maluku dan Ambon akan bisa menjadi maju ke depannya,” tegas Wamen.

Ambon,moluccastimes.id-Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan, melemparkan tantangan besar bagi generasi muda Maluku saat menghadiri pembukaan Ambon Youth & Harmony Summit 2026 di Aula LLDIKTI Wilayah XII Maluku, Kamis 05/11/2026.

Di hadapan ratusan mahasiswa, ia menegaskan bahwa indikator kesuksesan sejati anak muda daerah adalah keberanian untuk kembali dan membangun kampung halaman mereka sendiri.

Kegiatan strategis ini lahir dari kolaborasi lintas iman dan akademik antara Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) dan Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM).

Sinergi dua kampus besar ini mendapat apresiasi tinggi karena berhasil membuktikan bahwa perguruan tinggi di Maluku mampu keluar dari menara gading dan berdampak langsung pada masa depan generasi muda.

Jangan Lupa Jalan Pulang

Dalam orasi ilmiahnya yang disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Maluku dan Walikota Ambon, Prof. Fauzan mengingatkan agar prestasi akademik yang dikejar mahasiswa tidak membuat mereka tercabut dari akar budayanya. Kampus harus menjadi kawah candradimuka yang melahirkan agen perubahan bagi daerah.

“Saya sangat menyambut gembira hari ini. Secara formal, dua kampus menginginkan masa depan anak muda di Ambon dan Maluku tidak hanya sekadar mengenyam pendidikan yang biasa-biasa saja. Kampus menunjukkan peran aktifnya di tengah masyarakat,” ujar Prof. Fauzan.

Namun, ia memberikan catatan kritis yang mendalam bagi seluruh peserta summit.

“Jangan lupa juga, setelah saudara hebat, harus kembali membangun daerahnya masing-masing. Karena hanya dengan cara itu, Maluku dan Ambon akan bisa menjadi maju ke depannya,” tegas Wamen.

Menembus Batas Tradisional Akademik

Sinergi antara UM Maluku dan UKIM ini dinilai memecahkan dinamika tradisional pendidikan yang sering kali terlalu teoritis. Ambon Youth & Harmony Summit 2026 menjadi bukti nyata bahwa keberagaman di Maluku justru menjadi bahan bakar utama untuk melahirkan inovasi dan kepemimpinan anak muda yang inklusif.

Melalui momentum ini, perguruan tinggi di Maluku sepakat untuk tidak lagi mencetak lulusan yang hanya mencari kerja di luar daerah, melainkan mencetak para pemikir dan pembangun yang siap memajukan potensi maritim, sosial, dan ekonomi bumi raja-raja.(MT-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *