Usung Tema “KKN Berdampak”, Unpatti Terjunkan Mahasiswa Di 4 Desa Kairatu Barat

by -16 Views

“Program ini diarahkan pada penguatan basis data dan informasi desa melalui pendekatan alur kerja sistematis berbasis paradigma KKN Berdampak: DATA, DESIGN, ACTION, IMPACT, dan PUBLICATION,” ucap wanita smart itu.

SeramBagianBarat,moluccastimes.id-Universitas Pattimura (Unpatti) resmi menempatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan LIII Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 di Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kamis 15/10/2026.

Program pengabdian masyarakat kali ini difokuskan di empat lokasi utama, yaitu Desa Waesamu, Desa Nuruwe, Desa Kamal, dan Desa Waisarisa.

Kedatangan para mahasiswa disambut hangat dan diterima langsung oleh pemerintah desa setempat.

Di bawah koordinasi Ketua Pengelola KKN Unpatti, Prof. Dr. Ir. Jusuf Leiwakabessy, M.S., periode KKN ini mengusung tema besar “MEMBANGUN DESA MELALUI KKN BERDAMPAK” yang menargetkan penguatan serta peningkatan kapasitas desa secara nyata.

Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN Unpatti, Dr. Meigy Nelce Mailoa, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa aktivitas mahasiswa di empat desa tersebut akan terbagi ke dalam program prioritas, program utama, dan program pendamping yang disesuaikan dengan potensi serta permasalahan riil di lapangan.

Fokus pada Data Desa dan Pencegahan Karhutla

Terdapat dua program prioritas yang menjadi garda terdepan dalam KKN kali ini, yaitu Desa Data Week dan Desa Bebas Bakar.

Dr. Meigy menegaskan bahwa Desa Data Week merupakan tahap awal strategis yang wajib dilaksanakan mahasiswa sebelum menggulirkan program lainnya.

“Program ini diarahkan pada penguatan basis data dan informasi desa melalui pendekatan alur kerja sistematis berbasis paradigma KKN Berdampak: DATA, DESIGN, ACTION, IMPACT, dan PUBLICATION,” ucap wanita smart itu.

Selama pelaksanaan Desa Data Week, mahasiswa akan menjalankan siklus kerja intensif selama 7 hari, meliputi :

• Kenali Desa dan dengar aspirasi masyarakat.
• Diskusikan Prioritas dan lakukan analisis data.
• Rancang Program kerja yang tepat sasaran.
• Tulis Artikel ilmiah serta presentasikan temuan di hadapan publik desa.

Melalui kolaborasi intensif ini, ketersediaan data yang akurat diharapkan dapat membantu pemerintah desa mengidentifikasi kebutuhan riil masyarakat dan menentukan arah pembangunan ke depan.

Sementara itu, untuk merespons situasi terkini mengenai kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), dihadirkan program Desa Bebas Bakar. Program ini bertujuan memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pengelolaan lingkungan tanpa pembakaran terbuka.

Pelaksanaan seluruh program prioritas ini dipastikan akan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen warga agar dapat berjalan optimal, meluas, dan berkelanjutan.

Melalui KKN Berdampak ini, mahasiswa Unpatti tidak hanya sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi diharapkan mampu menghadirkan perubahan dan manfaat nyata bagi tata kelola desa, kesadaran lingkungan, serta penguatan kapasitas lokal secara jangka panjang.(MT-01)

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *