Kualitas Layanan JKN, Tomhisa Pasien Hernia : JKN Beri Rasa Aman & Mudah Administrasi

by -7 Views

“Sejak pemeriksaan di puskesmas sampai dirujuk ke rumah sakit, tidak ada biaya yang kami bayarkan. Hal ini sangat membantu karena kami hanya memikirkan biaya transportasi dan kebutuhan makan saja. Semua biaya pengobatan, termasuk obat-obatan, ditanggung oleh Program JKN,” ujarnya.

Ambon,moluccastimes.id-Informasi terkait dugaan diskriminasi layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ditanggapi salah satu peserta JKN, Ronaldus Tomhisa.

Dalam testimoninya, Tomhisa menjelaskan program JKN memberikan rasa aman sekaligus kemudahan melalui berbagai inovasi layanan yang telah dikembangkan. Hal ini dirasakan saat dirinya menjalani perawatan akibat penyakit Hernia yang telah lama dideritanya.

Pelayanan di Rumah Sakit Siloam Ambon, lanjutnya sangat baik dan tanpa perbedaan dengan pasien lainnya.

“Akibat Hernia, saya dirawat di Rumah Sakit Siloam. Gejala awal nyeri pada dada dan selangkangan ketika berdiri atau mengangkat benda berat. Selain itu juga sering sakit perut, mual, dan muntah. Kondisi ini sebenarnya sudah saya rasakan sejak tahun 2012, tetapi saya anggap biasa karena masih bisa ditahan. Saat itu saya juga lebih mengutamakan kebutuhan keluarga dan memikirkan biaya pengobatan jika harus berobat di luar daerah,” ungkap Tomhisa, Senin 23/03/2026.

Namun, pada Februari lalu, rasa nyeri kembali muncul disertai benjolan di area selangkangan. Kondisi tersebut membuat dirinya bersama keluarga memutuskan untuk segera mendapatkan pengobatan.

“Saat itu anak saya langsung mengarahkan untuk memeriksakan diri ke puskesmas. Setelah diperiksa dokter, saya diberikan rujukan untuk mendapatkan tindakan lanjutan di Rumah Sakit Siloam Ambon. Semua proses pengurusan rujukan juga dibantu oleh anak saya sehingga saya bisa segera mendapatkan penanganan,” ceritanya.

Tomhisa mengaku terbantu dengan penggunaan Aplikasi Mobile JKN yang memudahkan proses administrasi pelayanan kesehatan.

“Saya sebenarnya tidak terlalu paham teknologi. Punya telepon genggam yang penting bisa dipakai menghubungi anak saja. Semua proses pendaftaran dibantu oleh anak melalui aplikasi Mobile JKN. Saya hanya mengikuti prosesnya, tetapi alhamdulillah semuanya berjalan lancar mulai dari pendaftaran sampai mendapatkan pelayanan di rumah sakit,” katanya.

Selama menjalani pengobatan di Rumah Sakit Siloam Ambon, dirinya mendapat pelayanan yang baik dari tenaga kesehatan maupun petugas rumah sakit lainnya. Dokter rutin memeriksa kondisi pasien secara berkala dan tepat waktu.

“Saya merasa tenang selama menjalani pengobatan,” timpalnya.

Tidak hanya pelayanan, Tomhisa juga merasa terbantu karena seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Program JKN.

“Sejak pemeriksaan di puskesmas sampai dirujuk ke rumah sakit, tidak ada biaya yang kami bayarkan. Hal ini sangat membantu karena kami hanya memikirkan biaya transportasi dan kebutuhan makan saja. Semua biaya pengobatan, termasuk obat-obatan, ditanggung oleh Program JKN,” ujarnya.

Karena itu, Tomhisa mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kepesertaan JKN tetap aktif agar dapat digunakan saat membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Kita tidak pernah tahu kapan sakit datang. Saya berharap program ini terus hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” pungkasnya. (MT-01)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *