Fun Run 5K, Sarana BPJS Kesehatan feat UNHAS Kampanye Hidup Sehat

by -2 Views
format: 2; filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; runfunc: 0; algolist: 0; multi-frame: 1; brp_mask:0; brp_del_th:0.0000,0.0000; brp_del_sen:0.0000,0.0000; motionR: 0; delta:1; bokeh:1; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 13107200;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 200.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: weather?null, icon:null, weatherInfo:100;temperature: 38;

“Ini sejalan dengan salah satu Quick Win Direksi BPJS Kesehatan, yaitu mendorong masyarakat yang tergabung dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda dengan peserta berusia di bawah 45 tahun untuk rutin berolahraga melalui aktivitas fisik sederhana, seperti Gerak Sehat Prolanis maupun berlari, sebagai upaya promotif dan preventif,” tandas Pujowaski yang turut didampingi Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX, Asyraf Mursalina.

Makassar,moluccastimes.id-Kampanye Hidup Sehat bersama BPJS Kesehatan dalam Fun Run 5K digelar di Kampus Universitas Hasanuddin (UNHAS), Jumat 22/05/2026.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaski menekankan pentingnya membangun budaya hidup sehat sejak usia muda guna menekan meningkatnya kasus penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes.

“Sekarang banyak usia muda sudah mengalami hipertensi dan diabetes. Karena itu kami mendorong program penanggulangan penyakit kronis melalui aktivitas sederhana seperti lari dan jalan sehat,” ujarnya.

Menurutnya, olahraga menjadi langkah paling mudah dan terjangkau untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus membantu menjaga kualitas kesehatan masyarakat hingga usia lanjut.

“Ini sejalan dengan salah satu Quick Win Direksi BPJS Kesehatan, yaitu mendorong masyarakat yang tergabung dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda dengan peserta berusia di bawah 45 tahun untuk rutin berolahraga melalui aktivitas fisik sederhana, seperti Gerak Sehat Prolanis maupun berlari, sebagai upaya promotif dan preventif,” tandas Pujowaski yang turut didampingi Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX, Asyraf Mursalina.

Disisi lain, wanita smart itu mendorong penguatan kolaborasi bersama UNHAS melalui berbagai inisiatif strategis guna memastikan seluruh mahasiswa telah terlindungi dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Harapannya, seluruh mahasiswa sudah terlindungi dalam Program JKN sehingga ketika ada kondisi darurat kesehatan, mereka bisa langsung mendapatkan pelayanan,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor UNHAS, Jamaluddin Jompa, menyambut positif sinergi tersebut. Menurutnya, promosi kesehatan perlu menjadi gerakan bersama dengan melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, hingga media.

“Lebih baik menjaga agar tidak sakit daripada harus mengobati. Unhas siap menjadi bagian dari gerakan hidup sehat ini,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham.

“Pemerintah Kota Makassar tentu mengapresiasi kolaborasi BPJS Kesehatan dan UNHAS ini. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh program kampus sehat di Indonesia, khususnya di Makassar,” ujar Aliyah.

Berdasarkan data hingga April 2026, jumlah peserta JKN di Provinsi Sulawesi Selatan telah mencapai sekitar 9.514.154 jiwa atau 98,77 persen dari total penduduk. Capaian tersebut menjadi indikator semakin luasnya akses masyarakat terhadap perlindungan kesehatan nasional.(MT-01)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *