Turun Ke Ruang Kelas, Para Bos Kemenkeu Maluku Jadi Relawan Guru Sehari Tanpa Bebani APBN

by -8 Views

“Para pimpinan unit vertikal, mulai dari Kantor Wilayah DJPb Provinsi Maluku, Kanwil Bea Cukai Maluku, hingga para kepala kantor layanan seperti KPP, KPPBC, KPPN, dan KPKNL akan hadir langsung bertatap muka di ruang kelas,” kata Anang.

Ambon,moluccastimes.id-Ada pemandangan berbeda yang akan tersaji di berbagai sekolah di Maluku pada Senin, 9 November 2026 mendatang.

Para pimpinan tinggi dan kepala kantor pelayanan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di wilayah Maluku dipastikan akan menanggalkan pakaian dinas formal mereka demi menjadi relawan guru sehari dalam program Kemenkeu Mengajar ke-11.

Aksi turun ke bawah (turba) ini dijadwalkan berlangsung serentak di sembilan sekolah dasar hingga menengah yang tersebar di empat wilayah, yakni Ambon, Masohi, Tual, dan Saumlaki. Kegiatan edukasi ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-80.

Kepala Perwakilan Kemenkeu Maluku, Anang Rohmawan, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini murni digerakkan oleh semangat kerelawanan pegawai.

Hebatnya, program edukasi skala besar ini dijalankan secara mandiri tanpa menggunakan fasilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sedikit pun.

“Para pimpinan unit vertikal, mulai dari Kantor Wilayah DJPb Provinsi Maluku, Kanwil Bea Cukai Maluku, hingga para kepala kantor layanan seperti KPP, KPPBC, KPPN, dan KPKNL akan hadir langsung bertatap muka di ruang kelas,” kata Anang dalam keterangannya, Kamis 05/11/2026.

Menurut Anang, kehadiran para pembuat kebijakan dan pengelola keuangan negara di depan papan tulis ini bertujuan untuk mendekatkan institusi Kemenkeu kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Maluku.

“Melalui interaksi langsung ini, siswa tidak hanya belajar teori keuangan negara secara sederhana, tetapi juga dapat menyerap langsung nilai-nilai integritas dan pengabdian dari para praktisinya,” timpalnya.

Mengusung tema “Uang Kita untuk Generasi Hebat Indonesia, Dari Kelas Menuju Dunia”, materi yang dibawakan akan dikemas secara interaktif dan menyenangkan.

“Para siswa akan diajak memahami bagaimana uang negara dikelola secara bertanggung jawab dan bagaimana kontribusi tiap warga negara berdampak langsung pada pembangunan daerah mereka,” tandas Anang.

Gerakan kerelawanan para pejabat ini akan menjangkau lima sekolah di Pulau Ambon (SMAN 11 Ambon, SMA As-Salam, SMAN 5 Malteng, SD Pertiwi, dan MIS Terpadu Mutiara Bangsa), SDN 23 Maluku Tengah di Masohi, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 dan SD Menorah di Kota Tual, serta SMAN 8 Kepulauan Tanimbar di Saumlaki.

Lewat langkah nyata para pimpinan Kemenkeu ini, peringatan HORI ke-80 di Maluku tidak sekadar menjadi perayaan seremonial internal, melainkan mewujud menjadi aksi nyata pengabdian dan investasi sosial demi masa depan generasi muda Maluku.(MT-01)

 

 

 

 

 

 

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *