Antisipasi Risiko Rantai Pasok, Pemkot Terapkan Sistem Satu Pintu SI KENDALI Ambon

by -9 Views
Kadis KominfoSandi Kota Ambon, Dr. Ir. Ronald Lekransy, M.Si

“Pemerintah perlu mengetahui faktor-faktor yang berpotensi menghambat ketersediaan barang, termasuk kondisi persediaan, kebutuhan masyarakat, kelancaran pengiriman dan perkembangan situasi cuaca. Gangguan pelayaran atau keterlambatan pengiriman dapat langsung memicu lonjakan harga di tingkat konsumen,” ujar Lekransy.

Ambon,moluccastimes.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengubah total strategi pengendalian inflasi daerah melalui penerapan sistem satu pintu SI KENDALI AMBON (Sinergitas Kendali Inflasi dan Neraca Logistik Ambon).

Langkah ini diambil untuk menggeser pola lama yang hanya berfokus pada pemantauan harga eceran di pasar menjadi sistem yang mampu membaca risiko di sepanjang rantai pasok secara dini.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Dr. Ir. Ronald Lekransy, M.Si menegaskan bahwa karakteristik Ambon sebagai wilayah kepulauan membuat stabilitas pasokan kebutuhan pokok sangat rentan terhadap gangguan logistik eksternal.

“Pemerintah perlu mengetahui faktor-faktor yang berpotensi menghambat ketersediaan barang, termasuk kondisi persediaan, kebutuhan masyarakat, kelancaran pengiriman dan perkembangan situasi cuaca. Gangguan pelayaran atau keterlambatan pengiriman dapat langsung memicu lonjakan harga di tingkat konsumen,” ujar Lekransy disela High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Manise Hotel, Jumat 30/10/2026.

Melalui SI KENDALI AMBON, berbagai data sektoral yang krusial akan dihimpun ke dalam satu kerangka analisis tunggal. Data tersebut mencakup pemantauan stok di tingkat distributor, jadwal pelayaran kapal logistik, hingga prediksi cuaca dari BMKG.

Guna memastikan validitas analisis, Lekransy menjamin seluruh data yang dikumpulkan dari pelaku usaha akan melalui proses verifikasi dan pencocokan yang ketat.

Pemkot Ambon juga menegaskan komitmennya untuk membatasi ruang lingkup data hanya pada aspek logistik dan pengendalian inflasi, tanpa menyentuh informasi rahasia internal perusahaan.

Penerapan konsep baru ini akan dijalankan secara bertahap seiring dengan pematangan kesiapan infrastruktur teknologi, penguatan sistem perlindungan informasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Ke depan, SI KENDALI AMBON diharapkan menjadi instrumen utama bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ambon dalam mengambil kebijakan intervensi pasar yang lebih cepat, terukur, dan tepat sasaran.(MT-01)

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *