Bikin Haru! Ini Semangat Onco & Friends Bikin Podium Upacara

by -7 Views

“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan. Saya merasa senang karena bisa ikut menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ungkap Onco dengan penuh rasa syukur.

Ambon,moluccastimes.id-Hidup di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) sering kali diidentikkan dengan hilangnya kebebasan dan ruang gerak.

Namun, bagi para warga binaan di Rutan Kelas IIA Ambon, jeruji besi bukanlah akhir dari produktivitas. Melalui program pembinaan kemandirian terbaru, mereka membuktikan mampu memulihkan harga diri dan martabat dengan melahirkan karya nyata berupa podium upacara resmi, Rabu 04/11/2026.

Salah satu warga binaan yang terlibat langsung dalam proyek ini, Onco, mengungkapkan bahwa program ini telah mengubah cara pandangnya selama menjalani masa hukuman.

Baginya, pengerjaan podium ini bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang, melainkan sebuah proses terapeutik untuk membuktikan bahwa mereka masih bisa berguna bagi institusi dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan. Saya merasa senang karena bisa ikut menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ungkap Onco dengan penuh rasa syukur.

Ia menambahkan, keterlibatan fisik dan mental dalam karya pertukangan ini memberikan motivasi besar untuk melupakan masa lalu yang kelam. Onco berharap bekal keahlian ini bisa menjadi modal utamanya untuk memulai lembaran hidup baru yang lebih baik dan diterima kembali oleh masyarakat saat bebas nanti.

Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Meta Putra, menjelaskan bahwa esensi dari pembinaan ini adalah menyentuh sisi humanis para warga binaan. Pihak Rutan ingin menanamkan kembali nilai-nilai tanggung jawab, kedisiplinan, dan kerja sama tim yang mungkin sempat hilang dari diri mereka.

“Setiap hasil karya yang dihasilkan warga binaan merupakan bentuk nyata dari proses pemulihan yang terus kami lakukan. Kami ingin mereka menjadi pribadi yang lebih mandiri,” tegas Meta Putra.

Senada dengan hal itu, Kasubsi Bimbingan Kerja, Ode Ena, menekankan bahwa proses pembuatan podium ini menuntut ketelitian tinggi dan kesungguhan hati. Melalui praktik langsung ini, warga binaan dilatih untuk menghargai sebuah proses kerja keras.

Menariknya, produk podium yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi dan langsung diaplikasikan untuk menunjang kebutuhan sarana prasarana operasional upacara di lingkungan Rutan Ambon sendiri.

Sebuah pembuktian nyata bahwa dari balik tembok tebal Rutan, spiritualitas berkarya dan semangat perubahan tetap menyala.(MT-01)