Gempur Stunting Dari Hulu, BKKBN RI Intervensi 8 Anak Wilayah Passo & Nania

by -11 Views
Oplus_132096

“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan pencegahan dan intervensi sedini mungkin. Anak yang berisiko harus kita identifikasi, kemudian diberikan pendampingan agar tidak berkembang menjadi stunting,” kata Bonivisius.

Ambon,moluccastimes.id-Upaya menekan angka stunting di Kota Ambon terus diperkuat melalui langkah preventif dari hulu.

Hal tersebut membuat Ketua TP PKK Kota Ambon, Felicia Wattimena, bersama Deputi BKKBN RI, Bonivisius Prasetya Ichtiarto, turun langsung menyalurkan bantuan kepada delapan anak yang masuk kategori berisiko stunting di Negeri Passo dan Desa Nania, Kecamatan Baguala, Rabu 02/09/2026.

Langkah taktis ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan mitra terkait untuk memberikan intervensi sedini mungkin guna menurunkan risiko stunting dan tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan dan hambatan tumbuh kembang anak di masa depan.

“Penanganan stunting membutuhkan kerja bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Keluarga, kader, pemerintah negeri dan desa, serta seluruh masyarakat harus ikut mengambil bagian,” ujar Felicia Wattimena.

Wanita yang kerap disapa Lisa ini juga menambahkan bahwa peran orang tua sangat vital karena pemenuhan gizi dan pola pengasuhan utama terjadi di lingkungan keluarga.

Senada dengan hal tersebut, Deputi BKKBN RI, Bonivisius Prasetya Ichtiarto, menekankan pentingnya intervensi terintegrasi yang mencakup berbagai aspek pendukung tumbuh kembang anak, mulai dari kondisi keluarga, pemenuhan nutrisi, hingga sanitasi lingkungan.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan pencegahan dan intervensi sedini mungkin. Anak yang berisiko harus kita identifikasi, kemudian diberikan pendampingan agar tidak berkembang menjadi stunting,” kata Bonivisius.

Ditambahkan, penguatan kolaborasi dari tingkat pusat hingga ke unit keluarga menjadi kunci utama percepatan penurunan stunting.

Kegiatan intervensi langsung ini juga turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Iwan Setiawan, yang mempertegas sinergi kuat antara jajaran BKKBN dan TP PKK di wilayah Maluku.

Aksi nyata ini tidak berhenti pada pemberian bantuan fisik semata. Ke depan, program ini akan dilanjutkan dengan sistem pemantauan dan pendampingan secara berkala guna memastikan kondisi kesehatan serta grafik pertumbuhan delapan anak tersebut terus membaik dan terjaga.(MT-01)

 

 

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *