“Hadirnya AIlex dari Hukumonline diharapkan dapat menjadi sandaran pengetahuan hukum yang kokoh dan mudah diakses,” ujar Ambarwatie.
Surabaya,moluccastimes.id-Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Hukumonline untuk memperkuat literasi dan pelindungan hukum bagi jurnalis perempuan.
Melalui kemitraan ini, Hukumonline memberikan akses gratis ke platform kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) milik mereka, AIlex, bagi seluruh anggota FJPI di 18 cabang di Indonesia.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Chief Content Officer Hukumonline, Robert Sidauruk dan Sekretaris Jenderal FJPI, Tri Ambarwatie, di Surabaya Senin 27/07/2026.
Kolaborasi ini hadir sebagai langkah mitigasi atas tingginya risiko kriminalisasi karya jurnalistik, perundungan siber, serta minimnya pemahaman hak ketenagakerjaan di ruang redaksi.Sekretaris Jenderal FJPI, Tri Ambarwatie, menjelaskan bahwa jurnalis perempuan saat ini menghadapi tantangan berlapis.
“Hadirnya AIlex dari Hukumonline diharapkan dapat menjadi sandaran pengetahuan hukum yang kokoh dan mudah diakses,” ujar Ambarwatie.
Teknologi AI ini akan difokuskan pada dua hal utama, yaitu riset jurnalistik untuk memverifikasi regulasi sebelum berita terbit, serta navigasi mandiri terkait hak maternal dan perlindungan kekerasan seksual di tempat kerja.
Sementara itu, Chief Content Officer Hukumonline, Robert Sidauruk, berharap kolaborasi ini mampu menciptakan ekosistem kerja yang lebih aman dan adil gender.
“Kami harapkan ratusan anggota FJPI di seluruh Indonesia bisa memanfaatkan layanan AIlex ini untuk meningkatkan kapabilitas mereka,” tandas Robert.(MT-01)
