“Sistem jemput bola merupakan sistem yang kami gunakan dengan mengunjungi langsung tempat peserta JKN tinggal, rutin kami lakukan kunjungan untuk menyebarkan informasi dan membuka layanan administrasi dengan tujuan mempermudah peserta JKN sehingga tidak perlu jauh-jauh mengunjungi tempat kami, selain itu untuk memastikan informasi tepat sasaran sehingga dapat diterapkan dengan baik,” ungkap Harbu.
Namlea,moluccastimes.id-Guna memperkaya pengetahuan masyarakat tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Kabupaten Buru melaksanakan sosialisasi Program JKN menggandeng Puskesmas Sawa menyambangi Desa Jikumerasa, Kabupaten Buru, Kamis 12/02/2026.
Menurut Kepala BPJS Kesehatan Ambon, Harbu A. Hakim sosialisasi rutin tersebut menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Sistem jemput bola merupakan sistem yang kami gunakan dengan mengunjungi langsung tempat peserta JKN tinggal, rutin kami lakukan kunjungan untuk menyebarkan informasi dan membuka layanan administrasi dengan tujuan mempermudah peserta JKN sehingga tidak perlu jauh-jauh mengunjungi tempat kami, selain itu untuk memastikan informasi tepat sasaran sehingga dapat diterapkan dengan baik,” ungkap Harbu.
Harbu menjelaskan alasan pentingnya program JKN bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Masyarakat wajib terlindungi dengan Program JKN mengingat biaya pelayanan kesehatan yang terus mengalami kenaikan serta masalah ekonomi dan sosial yang akan terkena dampak apabila tiba-tiba jatuh sakit. Dengan menjadi peserta JKN tentunya tidak lagi khawatir memikirkan biaya,” ujar Harbu.
Harbu menambahkan Program JKN berjalan dengan sistem gotong royong, sehingga apabila sakit peserta JKN turut dibantu oleh peserta JKN yang sehat, melalui iuran yang rutin dibayarkan peserta JKN dapat dilayani dengan baik sesuai prosedur yang berlaku.
“Rutin membayar iuran bukan sekedar kewajiban ini adalah hal yang mulia karena kita turut membantu peserta JKN lainnya yang sangat membutuhkan pelayanan kesehatan yang wajib dijalaninya, bersyukur kita masih sehat dan dapat membantu yang lainnya melalui iuran yang rutin dibayarkan. Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan yang sering beredar tentang ke mana larinya iuran yang dibayarkan peserta JKN,” paparnya.
Kepala Puskesmas Sawa, Risnawati Wailung menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sosialisasi yang digelar. Menurutnya Program JKN sangat penting, sehingga sosialisasi yang digelar wajib diikuti oleh masyarakat agar paham prosedurnya.
“Kini kami semakin paham alur pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku sudah sangat jelas melalui sosialisasi yang digelar hari ini. Harapan saya semoga kegiatan ini terus dilakukan sehingga semakin banyak yang terpapar informasi dan mendapatkan akses layanan dengan mudah,” ujar Risnawati.
Sementara Mujuna Turaha, warga Desa Jikumerasa juga turut mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi dan pelayanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan.
“Kami sangat terbantu dengan kedatangan BPJS Kesehatan di sini. Dengan pelayanan yang ada, kami tidak perlu jauh-jauh mengunjungi kantor BPJS Kesehatan. Pelayanan yang diberikan juga sangat baik dan gesit. Kami harap Program JKN tetap hadir agar semakin banyak membantu peserta yang membutuhkan,” ucap Mujuna.(MT-01)
