Melalui sinergi ketat ini, DPRD dan Pemkot Ambon optimis dapat merumuskan APBD 2027 yang kredibel, sehat secara fiskal, serta mampu merespons tantangan ekonomi global
Ambon,moluccastimes.id-Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Ambon bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Ambon menggelar rapat intensif untuk membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027, Kamis 13/08/2026.

Pertemuan krusial ini menindaklanjuti penyerahan dokumen rancangan oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si kepada Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela, SE dalam Rapat Paripurna sebelumnya.
Pembahasan ini diarahkan untuk menyelaraskan target fiskal, mendongkrak kemandirian ekonomi daerah, serta menyusun program prioritas bagi masyarakat.
Target Indikator Makro dan Postur Anggaran 2027
Dalam rancangan KUA-PPAS 2027 yang dibahas, Pemerintah Kota Ambon menetapkan sejumlah target strategis, antara lain :
£. Pertumbuhan Ekonomi, Membidik pertumbuhan sebesar 5,7 persen melalui penguatan sektor investasi, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
£. Proyeksi Pendapatan Daerah, Dianggarkan mencapai Rp1.134.493.967.477 (sekitar Rp1,13 triliun), mengalami kenaikan 0,73 persen dari target APBD 2026.
£. Kemandirian Fiskal, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan menyentuh Rp247 miliar untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.
Arah Kebijakan Dan 17 Program Prioritas
Pembahasan antara Banggar DPRD dan TAPD berfokus pada efisiensi anggaran dan efektivitas pelayanan publik.
Kebijakan belanja daerah 2027 dipastikan merujuk pada tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kota Ambon 2025–2030.
Seluruh teknis anggaran dialokasikan ke dalam 17 program prioritas yang berpusat pada akselerasi transformasi digital dan pengembangan ekonomi kreatif guna membangun daya saing kota.
Melalui sinergi ketat ini, DPRD dan Pemkot Ambon optimis dapat merumuskan APBD 2027 yang kredibel, sehat secara fiskal, serta mampu merespons tantangan ekonomi global.(MT-01)









