Reses & Serap Aspirasi, Lewerissa Hibah Bantuan Bagi Pelwata Jemaat GPM Lateri

by -13 Views

Ia menegaskan bahwa esensi reses adalah turun langsung ke akar rumput guna mendengar potret kebutuhan riil masyarakat. Di hadapan para jemaat, ia juga menitipkan pesan strategis mengenai peran krusial kaum ibu dalam pembangunan daerah.

Ambon,moluccastimes.id-Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Johan Johanis Lewerissa, menyerahkan bantuan berupa satu unit speaker wireless kepada Wadah Pelayanan Perempuan (Pelwata) Sektor Sion, Jemaat GPM Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Bantuan ini diserahkan langsung di sela-sela agenda reses masa persidangan ke-III Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Gereja Bukit Sion Lateri, Kamis 03/09/2026 sore.

Aksi nyata ini merupakan bentuk kepedulian legislator Partai Gerindra tersebut dalam mendukung kelancaran operasional pelayanan dan persekutuan kaum perempuan di tingkat jemaat.

Ketua Wadah Pelwata Sektor Sion, Tasya Aponno/Nussy, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan oleh Johan Lewerissa bersama Ibu Novita Ankotta dan tim.

Menurut Tasya, sarana pengeras suara portable ini sangat dibutuhkan oleh ibu-ibu Pelwata.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih. Bantuan ini sangat berarti karena dapat menunjang berbagai kegiatan pelayanan, baik ibadah, persekutuan sektor, maupun kegiatan Pelwata lainnya,” ujar Tasya.

Selain menyerahkan bantuan fisik, Johan Lewerissa memanfaatkan momentum reses ini untuk berdialog secara interaktif dengan pengurus, pendeta, majelis jemaat, dan anggota Pelwata yang hadir.

Ia menegaskan bahwa esensi reses adalah turun langsung ke akar rumput guna mendengar potret kebutuhan riil masyarakat. Di hadapan para jemaat, ia juga menitipkan pesan strategis mengenai peran krusial kaum ibu dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, ibu adalah pilar utama dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter.

“Peran ibu-ibu sangat penting, terutama dalam keluarga. Dari rumah, kita membentuk generasi yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa,” tutur Johan.

Ia juga berpesan agar di tengah keterbatasan anggaran daerah yang saat ini dihadapi Provinsi Maluku, sinergitas antara gereja, masyarakat, dan pemerintah harus tetap solid agar roda pembangunan tetap berjalan beriringan.(MT-01)

 

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *