Kemitraan Bersama FST Unpatti, Wali Kota : Harus Dukung Program Pembangunan Kota Secara Konkrit

by -21 Views

Melalui kemitraan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, Wali Kota berharap, berbagai program pembangunan yang dilaksanakan dapat didukung oleh hasil penelitian dan kajian ilmiah, sehingga menghasilkan kebijakan yang lebih efektif, baik di sektor pendidikan maupun pengelolaan lingkungan hidup.

Ambon,moluccastimes.id-Dalam rangka memperkuat kualitas pendidikan di daerah, kerjasama strategis bersama Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura (FST Unpatti) Ambon perlu ditindaklanjuti.

Demikian Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si saat menerima audiensi jajaran pimpinan FST Unpatti, di Balai Kota Ambon, Rabu 03/06/2026.

“Saya instruksikan kepada Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Ambon, untuk segera menindaklanjuti kerja sama kemudian juga untuk Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), serta Dinas Perhubungan (Dishub) agar menjalin kemitraan terutama dalam pelaksanaan program uji emisi kendaraan bermotor, sebagai langkah nyata pengendalian pencemaran udara di kota,” tandas Wali Kota.

Dinas Pendidikan, lanjutnya, agar segera merancang langkah kolaborasi tentunya melalui perjanjian kerja sama yang berfokus pada peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pengembangan sistem pembelajaran berbasis teknologi.

“Pemkot butuh dukungan dari perguruan tinggi untuk memperkuat kapasitas guru, sekaligus menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini,” jelas Wali Kota.

Menurutnya, guru yang memiliki kompetensi profesional, dan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi akan berperan besar, dalam membentuk generasi muda yang kreatif, berpikir kritis, dan memiliki daya saing tinggi.

Disisi lain, dirinya menilai Fakultas Sains dan Teknologi memiliki keunggulan dan kapasitas akademik, yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung transformasi pendidikan di Kota Ambon.

“Kita butuh dukungan terutama dalam hal pengembangan literasi digital, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta penerapan model pembelajaran berbasis sains yang lebih kontekstual sesuai kebutuhan siswa,” lugasnya.

Sementara itu, di bidang lingkungan hidup, Wali Kota juga menaruh perhatian besar pada upaya pengendalian pencemaran udara di kawasan perkotaan.

“Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala DLHP juga harus untuk segera menindaklanjuti langkah kolaborasi ini. Pendekatan ilmiah dan dukungan akademik sangat dibutuhkan, dalam proses  pengukuran kualitas udara, pemetaan data pencemaran, hingga perumusan kebijakan pengendalian yang tepat sasaran di Kota Ambon,” tegas Wali Kota.

Ia menjelaskan, pelaksanaan uji emisi tidak hanya bertujuan, untuk mengetahui tingkat pencemaran yang dihasilkan oleh kendaraan, tetapi juga menjadi dasar ilmiah dalam penyusunan kebijakan lingkungan yang lebih terukur, akurat, dan berbasis data nyata.

Melalui kemitraan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, Wali Kota berharap, berbagai program pembangunan yang dilaksanakan dapat didukung oleh hasil penelitian dan kajian ilmiah, sehingga menghasilkan kebijakan yang lebih efektif, baik di sektor pendidikan maupun pengelolaan lingkungan hidup.

“Hasil pertemuan ini tidak boleh berhenti hanya di tataran diskusi atau kesepakatan semata, melainkan harus segera ditindaklanjuti, melalui kerja sama yang konkret dan terukur antara perangkat daerah dengan perguruan tinggi sehingga memberikan manfaat nyata, dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh perangkat daerah terkait, wajib segera membangun kemitraan dan menindaklanjuti hasil pertemuan ini ke dalam bentuk program kerja yang konkret,” pungkasnya.(MT-01)

 

 

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *