Kepada 1.713 Lulusan Unpatti, Ketua Senat Tegaskan : Gelar Saja Tidak Cukup !

by -22 Views
Ketua Senat Unpatti, Prof. Dr. Tonny D. Pariela, MA

Lebih lanjut, pria smart itu menambahkan bahwa keberhasilan sejati seorang lulusan tidak lagi diukur dari tingginya gelar akademik, melainkan dari sejauh mana ilmu pengetahuan, kemampuan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang mereka miliki dapat dimanfaatkan demi kepentingan bersama yang berlandaskan Bhineka Tunggal Ika.

Ambon,moluccastimes.id-Ketua Senat Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Tonny D. Pariela, MA, mengingatkan ribuan wisudawan baru agar tidak cepat puas dengan sekadar menyandang gelar akademik.

“Di era perubahan yang dinamis, para lulusan dituntut mampu memadukan kecerdasan intelektual dengan kekuatan spiritual dan kepekaan sosial untuk membawa dampak nyata bagi bangsa,” demikian sambutan Ketua Senat dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Unpatti dalam rangka Wisuda Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor periode Oktober 2026 yang dipusatkan di Auditorium Unpatti, Senin 02/11/2026.

Pariela menegaskan bahwa komunitas terpelajar memiliki tanggung jawab besar untuk mengadopsi, beradaptasi, serta menginternalisasi nilai-nilai luhur nasionalisme kebangsaan Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kecerdasan intelektual yang diperoleh selama kuliah harus menjadi kekuatan untuk meminimalkan potensi ancaman sekaligus mengoptimalkan berbagai peluang di masyarakat.

Namun, modal intelektual saja dinilai tidak akan cukup tanpa didampingi dua pilar kecerdasan lainnya :

• Kecerdasan Spiritual: Berperan penting dalam membangun ketangguhan moral serta menjadi landasan utama untuk menilai kebaikan dan keburukan.
• Kecerdasan Sosial: Memungkinkan para lulusan untuk berinteraksi dan berbaur dengan sesama berdasarkan nilai-nilai keadaban.

“Saya percaya lulusan Unpatti telah dibekali dengan kecerdasan intelektual yang memadai, juga kecerdasan spiritual yang kuat, dan memiliki kecerdasan sosial yang tanggap untuk mengartikulasi realitas objektif kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutur pria tampan ini.

Lebih lanjut, pria smart itu menambahkan bahwa keberhasilan sejati seorang lulusan tidak lagi diukur dari tingginya gelar akademik, melainkan dari sejauh mana ilmu pengetahuan, kemampuan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang mereka miliki dapat dimanfaatkan demi kepentingan bersama yang berlandaskan Bhineka Tunggal Ika.

Prosesi wisuda periode Oktober 2026 ini sendiri mengukuhkan sebanyak 1.713 lulusan. Jumlah tersebut meliputi 1.621 lulusan sarjana, 15 profesi dokter, 1 lulusan profesi guru, 70 lulusan magister, dan 6 lulusan doktor, termasuk di dalamnya para lulusan dari program PSDKU Kepulauan Aru dan Maluku Barat Daya.(MT-01)

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *