“Pembayaran menggunakan QRIS aman banget, mudah, dan cepat,” tambahnya.
Ambon,moluccastimes.id-Stand UMKM Bintang Morela menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung dalam ajang Maluku Manggurebe 2026 yang digelar di Pattimura Park, Kota Ambon 8-10 Oktober 2026.

Selama tiga hari pameran, produk-produk kuliner khas Negeri Morela sukses mencetak tren penjualan yang positif berkat tingginya antusiasme masyarakat.
Dalam pameran yang diinisiasi oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku ini, Bintang Morela memboyong empat produk olahan unggulannyasagu tumbuh, jus pala, manisan pala, dan kenari panggang yang seluruhnya diproduksi langsung oleh industri lokal Negeri Morela.
Penjaga stan Bintang Morela, Derima, mengungkapkan bahwa pelaksanaan tahun ini terasa jauh lebih semarak dan dipadati pengunjung dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini lebih ramai dan banyak pengunjung. Melalui kegiatan ini, kami bisa lebih memperkenalkan produk kami kepada pengunjung yang datang dan meningkatkan penjualan,” ujar Derima saat ditemui di lokasi acara, Sabtu 10/10/2026.
Selain popularitas produk lokal yang meningkat, pergeseran kebiasaan transaksi masyarakat juga terlihat jelas di stand ini. Metode pembayaran digital melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) menjadi pilihan utama yang paling diminati oleh para pembeli.
Menurut Derima, adopsi sistem pembayaran nontunai ini sangat membantu kelancaran operasional stand selama pameran berlangsung karena prosesnya yang instan dan efisien.
“Pembayaran menggunakan QRIS aman banget, mudah, dan cepat,” tambahnya.
Penggunaan QRIS dinilai memberikan keuntungan ganda bagi pelaku UMKM maupun konsumen, sebab mampu memangkas waktu antrean tanpa perlu repot menyiapkan uang kembalian.
Apresiasi Kepada BI Maluku
Kesuksesan dalam ajang ini membuat pihak Bintang Morela menyampaikan apresiasi besar kepada Bank Indonesia Provinsi Maluku.
Pameran berskala daerah seperti Maluku Manggurebe dinilai menjadi ruang strategis yang konkret dalam membantu UMKM memperluas jangkauan pasar.
Ke depan, para pelaku usaha berharap sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat.
Dukungan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar produk asli Maluku, khususnya dari Negeri Morela, dapat terus berkembang, naik kelas, dan memiliki daya saing yang kuat di pasar nasional.(MT-01)






