“Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan pada berbagai tahapan pendidikan untuk memastikan mahasiswa mampu mencapai standar yang dipersyaratkan,” ujar dr. Farah.
Ambon,moluccastimes.id-Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan guna melahirkan dokter yang kompeten, beretika, dan siap mental.
Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti, dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D., menyatakan bahwa pengawasan mutu dilakukan ketat sejak proses penerimaan mahasiswa hingga kelulusan. Setiap mahasiswa wajib memenuhi standar akademik dan kompetensi yang telah ditetapkan.

“Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan pada berbagai tahapan pendidikan untuk memastikan mahasiswa mampu mencapai standar yang dipersyaratkan,” ujar dr. Farah, disela Pengambilan Sumpah dan Pelantikan 15 dokter lulusan ke-39 Fakultas Kedokteran Unpatti, Selasa 11/08/2026.
Ia menambahkan, kebijakan ini bertujuan agar lulusan Unpatti tidak hanya unggul secara akademik dan klinis.
“Para dokter baru juga harus memiliki kesiapan mental serta etika profesi yang kuat saat menjalankan tanggung jawab sebagai tenaga medis,” lugasnya.
Ditambahkan,iInstitusi menekankan bahwa keselamatan pasien dan kualitas pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama, sehingga orientasi pendidikan bukan pada jumlah lulusan, melainkan pada kompetensi dan karakter.

Pemetaan Dokter Di Wilayah Kepulauan
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, S.Sos menyoroti tantangan pemenuhan tenaga medis di wilayahnya.
“Kondisi geografis Maluku sebagai provinsi kepulauan membutuhkan penanganan khusus dalam distribusi tenaga kesehatan. Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Maluku kini mulai melakukan pemetaan kebutuhan tenaga dokter di seluruh kabupaten dan kota,” jelasnya.
Disebutkan, èemetaan ini akan menjadi dasar valid untuk mengetahui jumlah riil dokter yang dibutuhkan sekaligus memastikan penempatan mereka secara lebih tepat dan merata di seluruh wilayah Maluku.(MT-01)








