Tingkatkan Kualifikasi Global, Gubernur Maluku Feat Profesional Hukum Unpatti Buru Literatur di UI

by -9 Views

“Syarat keluar (kelulusan) yaitu mahasiswa harus mempublikasikan artikel pada jurnal ilmiah yang terindeks Scopus Q1 hingga Q4,” tegas Prof. Kurnia saat memaparkan materi di hadapan rombongan Unpatti.

Depok,moluccastimes.id-Tren pejabat publik dan praktisi hukum untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik di tingkat tertinggi kian kompetitif.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, SH., LLM., memimpin rombongan mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon dalam agenda studi literatur di Universitas Indonesia (UI), Depok, Selasa 03/11/2026.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi memenuhi standar global pendidikan hukum, di mana mahasiswa strata tiga (S3) Unpatti kini dituntut mampu bersaing di kancah internasional.

Selain Gubernur Maluku, barisan mahasiswa doktoral yang turun langsung berburu literatur digital di bumi Makara ini diisi oleh lintas profesi strategis. Mulai dari akademisi, jaksa, anggota DPRD Maluku Tengah, wiraswasta, hingga para advokat senior.

Ketua Prodi Doktor Ilmu Hukum UI, Prof. Kurnia Toha, SH., LLM., Ph.D., mengungkapkan bahwa standar untuk melahirkan doktor hukum yang berkualitas saat ini sangat ketat.

Di UI sendiri, selain seleksi ketat di awal (TPA dan TOEFL minimal 500), mahasiswa diwajibkan untuk menembus jurnal internasional bereputasi sebelum dinyatakan lulus.

“Syarat keluar (kelulusan) yaitu mahasiswa harus mempublikasikan artikel pada jurnal ilmiah yang terindeks Scopus Q1 hingga Q4,” tegas Prof. Kurnia saat memaparkan materi di hadapan rombongan Unpatti.

Tantangan publikasi global inilah yang dijawab oleh Unpatti dengan membekali para mahasiswanya teknik riset modern. Dalam sesi studi literatur tersebut, Kandidat Doktor UI asal Maluku, Erwin Ubwarin, SH., MH., yang tengah menyelesaikan tahap akhir disertasinya, memberikan pelatihan khusus mengenai metode penelusuran buku digital dan tautan jurnal internasional.

Ketua Prodi Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpatti, Prof. Dr. La Ode Angga, S.Ag., SH., M.Hum., menegaskan bahwa kolaborasi dengan UI merupakan sebuah keharusan demi menjaga mutu kelulusan.

“Kerja sama dengan Prodi Doktor Ilmu Hukum UI adalah paramenter pendidikan hukum, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. La Ode Angga.

Kunjungan ilmiah yang didampingi oleh deretan guru besar senior Unpatti termasuk Prof. Dr. M. J. Saptenno dan Prof. Dr. Merry Tjoanda ini diakhiri dengan pertukaran cenderamata.

Penyerahan plakat dilakukan langsung oleh Prof. Kurnia Toha bersama perwakilan mahasiswa, Hendrik Lewerissa, sebagai simbol sinergi akademik yang kuat antara Indonesia Barat dan Indonesia Timur.(MT-01)

 

 

 

 

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *