Wisudakan 1.298 Lulusan Periode April 2026, Rektor Papar Capaian Unpatti

by -6 Views

“Ini menjadi peringatan sekaligus dorongan bagi kita untuk bekerja lebih keras meningkatkan kesiapan lulusan,” timpal Rektor.

Ambon,moluccastimes.id-Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd, mewisudakan 1.298 lulusan Universitas Pattimura (Unpatti) periode April 2026 bertempat di Auditorium Unpatti, Kamis 23/04/2026.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor menegaskan komitmen Unpatti sebagai perguruan tinggi berbasis kepulauan dan maritim yang diarahkan menuju universitas kelas dunia.

“Unpatti harus menjadi universitas yang berakar pada realitas kepulauan dan memberi solusi bagi bangsa maritim,” ucap Rektor.

Menurutnya gelar akademik yang diterima para wisudawan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat.

Ia juga memberikan perhatian khusus kepada lulusan penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Dari total lulusan sarjana, terdapat 32 mahasiswa penerima KIP Kuliah dan sebagian besar berhasil meraih prestasi akademik dengan predikat cumlaude.

“Capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk berprestasi di dunia pendidikan tinggi,” tandas Rektor.

Disisi lain, Rektor menegaskan momentum Dies Natalis ke-63, menerapkan arah pengembangan kampus melalui konsep “Bina Mulia Kelautan” sebagai pola ilmiah pokok universitas.

“Makna Bina Mulia Kelautan adalah membina manusia unggul sekaligus membangun kemuliaan ilmu yang berpijak pada laut, pulau, dan kesejahteraan masyarakat,” tandas Leiwakabessy.

Pada usia ke-63 tahun, lanjutnya, Unpatti telah menerbitkan buku konsep akademik “Bina Mulia Kelautan” dalam bahasa Indonesia dan Inggris dengan Hak Cipta dari Kementerian Hukum dan HAM RI pada 22 April 2026.

Selain itu, Unpatti juga memperkenalkan desain toga baru sebagai implementasi Permen Dikti Saintek Nomor 20 Tahun 2025 yang menjadi simbol identitas baru universitas.

Dalam pidatonya, Leiwakabessy memaparkan sejumlah capaian strategis Unpatti selama dua tahun terakhir.

Persentase dosen bergelar doktor kini mencapai 35,28 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 50 persen pada 2030.

Di bidang akreditasi, jumlah program studi berakreditasi unggul meningkat signifikan dari enam program studi pada akhir 2023 menjadi 16 program studi pada awal 2026.

Unpatti juga memperluas jejaring kerja sama internasional dan nasional. Hingga saat ini, tercatat 59 kerja sama internasional dan 551 kerja sama dalam negeri telah dibangun bersama berbagai institusi pemerintah, swasta, maupun lembaga pendidikan.

Dari sisi tata kelola, Unpatti memperoleh nilai akuntabilitas kinerja sebesar 83,45 persen dengan predikat A serta capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Meski demikian, Rektor mengakui masih terdapat tantangan besar, terutama terkait tingkat serapan lulusan di dunia kerja yang baru mencapai 21,82 persen, masih jauh dari target 60 persen.

“Ini menjadi peringatan sekaligus dorongan bagi kita untuk bekerja lebih keras meningkatkan kesiapan lulusan,” timpal Rektor.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Unpatti menetapkan empat fokus utama pengembangan ke depan, yakni peningkatan daya saing akademik, penguatan reputasi internasional, kemandirian pendanaan, dan tata kelola berbasis digital yang berintegritas.

Dihadapan Wakil Ketua MPR RI Dr. Eddy Soeparno, Rektor juga meminta dukungan pemerintah pusat dan legislatif agar Unpatti dapat bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) pada tahun 2027.

“Kami berharap dukungan penuh agar Unpatti dapat menjadi PTNBH sehingga lebih lincah dalam pengelolaan pendidikan dan riset berbasis kemaritiman,” lugasnya.(MT-01)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *