Unpatti Luncurkan KKN Digital Angkatan 53, Siap Terjunkan 2.555 Mahasiswa Solutif Ke 107 Desa Di Maluku

by -6 Views
Dr. Samuel Patra Ritiauw, M.Pd.

“Jumlah tersebut terdiri dari 2.338 mahasiswa KKN Reguler dari kampus utama dan 217 mahasiswa KKN jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang merupakan kerja sama strategis dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan,” rincinya.

Ambon,moluccastimes.id-Universitas Pattimura (Unpatti) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun daerah melalui peluncuran program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 1 Angkatan 53.

Mengusung visi yang mulia, KKN semester ini mengedepankan tema “Membangun Desa melalui KKN Berdampak”, yang dirancang khusus untuk membawa solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Mengabdi di 7 Wilayah Maluku

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Pengelola KKN Unpatti, Dr. Samuel Patra Ritiauw, M.Pd.  menjelaskan dalam angkatan ini, Unpatti mengerahkan total 2.555 mahasiswa terbaiknya.

“Jumlah tersebut terdiri dari 2.338 mahasiswa KKN Reguler dari kampus utama dan 217 mahasiswa KKN jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang merupakan kerja sama strategis dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan,” ungkap Ritiauw,  disela peluncuran, Selasa 06/10/2026.

Seluruh peserta KKN akan disebar ke 107 desa yang tersebar di 7 kabupaten/kota di Provinsi Maluku yaitu :

• Kabupaten Buru : Menjalankan program tematik khusus yang bersinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pemda setempat.
• Kota Ambon : Menampung mahasiswa RPL yang aktif bekerja serta mahasiswa yang memiliki kebutuhan atau catatan medis khusus.
• Lima Wilayah Target Lainnya : Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual, dan Kabupaten Buru Selatan.

Lahirkan 107 Inovasi Tematik di Luar Kampus

Guna memastikan program berjalan efektif dan terarah, pengelola KKN telah menyiapkan 107 kegiatan perkuliahan tematik di luar kampus. Program ini mempertemukan kolaborasi aktif antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat desa.

“Sebagai bentuk penguatan kompetensi di lapangan, pihak pengelola menyelenggarakan coaching clinic intensif bagi para Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Langkah strategis ini tidak hanya menjamin mutu pengabdian, tetapi juga menjadi sumbangsih nyata dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Rektor Unpatti di bidang pembelajaran transformatif,” jelas Ritiauw.

Modernisasi Tata Kelola Lewat Aplikasi ‘Sip-KKN’

Langkah maju juga ditunjukkan Unpatti melalui digitalisasi manajemen administrasi. Pada semester ini, sistem informasi Sip-KKN telah disempurnakan dan siap digunakan secara penuh.

Berkat pembaruan ini, seluruh ekosistem KKN kini dapat diakses secara daring dan terintegrasi melalui satu aplikasi, meliputi:

1. Penempatan lokasi mahasiswa.
2. Pemantauan dan implementasi program kerja di lapangan.
3. Evaluasi kinerja program secara berkala.
4. Pencetakan sertifikat kelulusan KKN secara mandiri.

Ritiauw juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Rektor serta Kepala Lembaga atas dukungan moral maupun fasilitas yang diberikan.

“Melalui sinergi teknologi dan semangat pengabdian ini, KKN Angkatan 53 diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan desa-desa di Maluku,” tandasnya.

Rangkaian pembekalan ini diikuti secara antusias oleh hampir 2.000 mahasiswa yang terhubung melalui tiga ruang konferensi Zoom utama.(MT-01)

 

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *