Gandeng Kemenag, Rutan Ambon Bina Rohani & Terapi Perubahan Perilaku Warga Binaan

by -46 Views

“Melalui Ibadah Oikumene ini, kami berharap warga binaan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rido.

Ambon,moluccastimes.id-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon memperkuat kolaborasi lintas instansi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon untuk mengoptimalkan reformasi perilaku warga binaan.

Sinergi ini diwujudkan melalui pelaksanaan Ibadah Gereja Oikumene secara berkelanjutan di Gereja Ebenhaezer Rutan Ambon, Kamis 29/10/2026.

Langkah ini diposisikan sebagai instrumen penting pembinaan kepribadian, di mana pendekatan spiritual digunakan sebagai terapi untuk mendorong introspeksi diri secara mendalam.

Konsep ini bertujuan agar masa penahanan tidak sekadar menjadi hukuman fisik, melainkan momentum bagi warga binaan untuk memperbaiki kesalahan masa lalu.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Ambon, Rido, menegaskan bahwa kemitraan strategis dengan Kemenag Kota Ambon merupakan wujud komitmen rutan dalam memenuhi hak spiritual warga binaan secara aman dan tertib.

Melalui bimbingan keagamaan terstruktur, pihak rutan menargetkan pemulihan karakter yang seimbang dengan program kemandirian fisik.

“Melalui Ibadah Oikumene ini, kami berharap warga binaan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rido.

Dalam ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Eka Timisela tersebut, para warga binaan Kristen diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai praktis seperti kejujuran, kedisiplinan, pengampunan, dan kepedulian sosial.

Intervensi mental ini diharapkan mampu membentuk benteng moral baru bagi warga binaan, sehingga saat masa hukuman selesai, mereka telah siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab. (MT-01)

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *