PNM Mengajar Siswa SMK Se-Indonesia, Kolaborasi Hasilkan Entrepreneur Sukses

by -7 Views

Sebanyak 2.700 siswa/i SMK di seluruh Indonesia telah mendapatkan pencerahan dan pemahaman yang lebih dekat tentang bagaimana dunia entrepreneurship berkembang saat ini. Mulai dari pentingnya pola pikir kewirausahaan di era digital, literasi kesehatan mental, hingga kesadaran terhadap isu keberlanjutan.

Jakarta,moluccastimes.id-Kolaborasi antara dunia pendidikan dan perusahaan menjadi semakin penting dalam upaya memperkenalkan dunia kerja kepada siswa terutama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Atas dasar tersebut, lahirlah program PNM Mengajar sebagai bentuk intervensi yang relevan untuk membantu menjembatani kebutuhan tersebut.

Melalui Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan”, PNM menghadirkan perwakilan terbaiknya untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan perspektif kepada para siswa yang juga sebagai rangkaian kegiatan HUT PNM ke-27.

Sebanyak 2.700 siswa/i SMK di seluruh Indonesia telah mendapatkan pencerahan dan pemahaman yang lebih dekat tentang bagaimana dunia entrepreneurship berkembang saat ini. Mulai dari pentingnya pola pikir kewirausahaan di era digital, literasi kesehatan mental, hingga kesadaran terhadap isu keberlanjutan.

Dunia kerja hari ini tidak hanya mencari lulusan yang bisa bekerja, tetapi juga yang mampu berkomunikasi, beradaptasi, berpikir kreatif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.

Di sisi lain, tidak semua siswa memiliki kesempatan untuk mengenal dunia profesional secara langsung. Bagi sebagian siswa, terutama di daerah, akses terhadap wawasan industri, motivasi karier, maupun pengalaman praktis masih cukup terbatas. Akibatnya, ada jarak antara apa yang dipelajari di sekolah dengan gambaran nyata dunia kerja.

Hal tersebut juga diapresiasi Wakil Kepala Humas SMK Negeri 1 Ambon, E. Ferdinandus.

“Kami berterimakasih kepada PNM atas program yang dilakukan terutama kepada anak didik kami. Belajar hari ini adalah investasi untuk masa depan,” tukas Ferdinandus.

Wanita smart itu memotivasi peserta didiknya untuk terus belajar dan melangkah.

“Sambil belajar harus ada langkah yang diambil melalui usaha yang sungguh-sungguh, dengan penuh keyakinan bahwa apa yang diusahakan akan berhasil dan sukses,” tandasnya.

Diakuinya tantangan peserta didik saat ini bukan hanya mencari pekerjaan saja melainkan menyiapkan diri menghadapi tantangan global.

“Karena itu kolaborasi bersama pihak swasta seperti ini menjadi pemikat bagi para siswa sekaligus memotivasi mereka untuk lebih berhasil dimasa depan. Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini terus dilakukan guna melahirkan entepreneur muda yang berhasil dibidangnya,” pungkasnya. (MT-01)

 

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *